ISTRI KECIL SANG KAISAR
Tak jauh darinya, sepasang peri kecil dengan sayap serupa kelopak mawar saling berkejaran, tertawa lembut seperti lonceng angin.
Di atas bukit, sebuah desa kecil terbangun perlahan. Pondok-pondok dengan atap jerami berkilau dengan embun yang masih melekat. Para penduduk—manusia, elf, dan dwarf—mulai keluar dari rumah mereka, membawa keranjang penuh roti hangat dan buah-buahan segar. Mereka saling menyapa dengan senyuman hangat, sementara bunyi lonceng kuil tua menggema, seakan menyapa matahari pagi.
Hot Chapters