Contradiction
Aruna selalu mendengarkan, ketika Arsen mengatakan dia memaksa dan mengaturnya, otomatis itu Ardian.
"Tidak membenci, saat itu ... masih egois saja. Sekarang nggak lagi, karena ssdar walau agak terlambat." Ardian mendadak terkekeh. "Pantas saja, Arsen sangat menyayangimu ... sifatmu mirip sekali dengannya." Setelahnya tersenyum getir.
Aruna paham siapa yang dimaksud Ardian.
"Kedatanganku ke sini, hanya ingin mengatakan maaf atas semuanya. Setelah itu, nggak akan mengganggu atau mengekangnya lagi. Arsen bebas."
Bab Populer