Liara
Membakarnya di sana sini, membuat Hagan tak mampu melawan diri sendiri.
Pria itu terhanyut, menarik serta Liara ke dalam pusaran nikmat. Perempuan itu tak menolak, maka permainan mendaki berlanjut. Saling membantu, saling mengejar puncak masing-masing. Meja rias yang dulu Liara gunakan adalah saksi.
"Aku mencintaimu."
Serempak, usai berusaha cukup lama, mereka meledak bersama. Terengah, tersengal, tetapi melayang.
Hot Chapters