Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Lady Vareen berhenti tepat di depan altar. “Kau ingin menikahi wanita ini?” suaranya dingin. “Apa kau tahu siapa dia sebenarnya?” “Aku tahu siapa Avelinne,” jawab Sebastian tanpa ragu. “Dan aku tidak membutuhkan persetujuanmu.” Lady Vareen tertawa pendek. “Tidak, Sebastian. Kau tidak tahu apa-apa.” Jarinyanya terangkat, menunjuk Avelinne.
8.93.2K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Sebastian memang tidak mencari tahu sosok pendamping rivalnya itu, karena dia tengah kalut. Pria berkulit putih merapikan rambut tebal Dylan yang sedikit ikal. Sebastian membatin jika dirinya telah jatuh sayang pada bayi tersebut dan juga mamanya. Kesadaran itu menghentak pikiran Sebastian. Dia memikirkan dengan cermat keinginannya untuk menjalin hubungan serius dengan Rinjani. Terutama karena perbedaan agama keduanya. Sebastian memerhatikan sekeliling. Dia berdiri dan jalan menuju rak di dekat meja rias. Al Qur'an berukuran sedang itu menarik minatnya, dan Sebastian mengambil kitab, lalu jalan ke luar.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Bumi yang tadi begitu gelap kini kembali terang benderang setelah melihat Sebastian kembali bersama dengan Arion. "Aku tidak akan mungkin mati sebelum aku kawin." Sebastian tersenyum dan memandang ke arah tangga yang ternyata di sana sudah ada Zia Lily baru teringat bahwa Sebastian akan segera menikah. Secara perlahan-lahan Dia kemudian melepaskan pelukannya dari tubuh pria tersebut. Lily menoleh ke belakang dan melihat Zia yang berdiri memandangnya.
1066.9K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as ariel and sebastian
Read
+Library
Lelaki Itu, Perempuan yang Kunikahi

Lelaki Itu, Perempuan yang Kunikahi

"Oh, rupanya kau sadar kalau kau itu buta. Baguslah. Rupanya kau tidak separah aku. Sebastian sepertinya agak beruntung." Elian hanya tersenyum miring mendengar itu, sambil memikirkan apa yang selama ini terjadi. Biar bagaimana, Elian bukan orang yang benar-benar buta akan cinta lawan jenis seperti Ariana. Dia tahu kalau Sebastian memberi banyak cinta, tapi dirinya memilih untuk jadi buta. "Jadi, apa sekarang kau mau berobat?" tanya Ariana dengan kedua alis yang terangkat. "Atau kau mau tetap terus jadi buta?"
101.5K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

Sebastian menekan tombol pada meja penuh tombol lain, agar suaranya bisa terdengar oleh pemain musik di balik kaca. "Jujur saja, aku kagum kau bisa terlihat lelah begini," lanjut Sebastian menatap Ariana dengan sebelah mata mengedip, membiarkan semua orang keluar ruangan untuk istirahat. "Kau jadi terlihat sedikit manusiawi, tapi juga butuh kopi." "Aku akan kembali," ucap Sebastian sebelum melambai pergi. "Yang dikatakan Sebastian itu benar." Lirien kini memilih duduk di kursi yang berhadapan dengan meja berantakan. "Selama bekerja sama, baru kali ini kau terlihat lelah dan tak bersemangat."
102.6K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
Pria di Masa Lalu

Pria di Masa Lalu

Takut-takut Ariel memasuki ruang tamu dan duduk di sofa. "Darimana saja kau?" tanya Richard begitu tajam. "A-aku ... aku semalam ke kelab," jawab Ariel terbata-bata, "habis itu aku nginap di hotel." "Huh, kau pasti mabuk-mabuk!" celetuk Richard begitu sinis, "kau benar-benar istri dan ibu yang buruk!" "Ceraikan saja aku kalau aku ini buruk!" tiba-tiba Ariel berteriak pada Richard, "kau selalu memgataiku buruk tapi kenapa kau tidak mau menceraikanku, huh?"
1.6K viewsOn holdAdded to Library 49 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
Kiara

Kiara

Dia merasakan jari-jarinya menempel di wajahnya, dengan lembut mengangkat dagunya ke atas sehingga dia bisa menatapnya. “Kiara.” Dia menarik jari-jarinya, meninggalkan sensasi kesemutan yang aneh di kulitnya. Saat dia menatapnya, dia sangat berbelas kasih di matanya. Atau apakah itu kasihan? Apakah dia mengasihaninya karena dia kehilangan ibunya? Apakah dia akan kembali menyendiri dan tidak baik saat dia selesai berkabung atas ibunya? Dia tidak tahu. Dia tidak tahu apa-apa lagi dan kesadaran itu mengejutkannya. Beberapa jam yang lalu, dia menuntut cerai. Sekarang, saat kematiannya yang hangat menggelitik dahinya, dia ingin momen itu bertahan selamanya.
5.0K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
Gairah Suami Pengganti

Gairah Suami Pengganti

Angela pun tidak sadar entah kapan lidah tidak bertulang itu masuk ke dalam mulutnya. Sebastian hampir tidak yakin tentang siapa dirinya. Ia merasa aroma tubuh Angela makin membuat pikirannya buntu. Kedua lidah mereka saling bertaut, beradu keahlian, membuat Sebastian yakin bahwa dirinya mampu memimpin permainan dengan baik.
9.823.2K viewsCompletedAdded to Library 717 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
Takdir Cinta untuk Briella

Takdir Cinta untuk Briella

Menurut informasi dari Aden, wanita yang ada di depannya itu adalah Arunika. "Jadi kau yang bernama Arunika?" tanya Briella. "Benar. Kakak ini apa tunangannya kak Aden?" Kini giliran Arunika yang bertanya. Arunika mengernyitkan dahi. Sepertinya baru pertama kali ini mereka saling ketemu. Briella pun lekas mengangguk. "Ya. Aku adalah calon istrinya Aden," jawab Briella. Bukan main senangnya Arunika bertemu dengan calon istri Aden. Ia langsung memagut senyum culas di bibirnya. Arunika segera mengulur tangannya, mengajak Briella untuk bersalaman.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

Walaupun sudah diperingati berkali-kali oleh ibunya. Cowok itu kemudian tersenyum. "Nama lo cantik kayak orangnya. Kenalin gue Alvian. Panggil aja Vian." Cowok bernama Alvian tersebut menjulurkan tangan hendak berkenalan dengan Arabella. Tampak tertarik dengan Arabella. "Bella!" Seorang cewek berlari menghampiri mereka. "Ayo, gue cariin daritadi juga." Arabella pun pergi bersama cewek tersebut. Meninggalkan Vian yang masih tersenyum.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as ariel and sebastian
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status