Anak Jenderal & Ajudan
Mobil kami berhenti, dan parkir di dekat sebuah saung yang menghadap pemandangan pantai yang sedang surut jauh.
Kak Cepi langsung mengikuti Senja memasuki dapur rumah makan, untuk memesan makanan. Sementara aku, Bang Aidan dan Aim, jalan santai menuju pantai.
"Coba aku sehat, kita bisa lomba berenang sampai ke pulang Lengkuas," ucap Aim sombong.
"Kalau kau sehat, kami nggak ada disini!" omelku.
"Benar juga, aku juga nggak akan pindah ke Jakarta kalau tidak ditembak dua Bapak-bapak jahat itu. Memang benar kata Cece Cia, selalu ada hikmah dibalik musibah."
Bab Populer