Duka Cita
Arya pasti tengah memikirkan sesuatu yang aneh-aneh.
“Iya, iya. Pokoknya semangat sembuhnya,” kata Arya balas menangkup wajah Cita. “Habis kantor gajian, aku langsung beli tiket dan terbang ke sana. Oia, nanti, di Singapur nggak usah pake lipstik, kecuali kalau ada aku.”
“Heee?”
“Nanti kamu tambah cantik,” Arya mencubit gemas pipi Cita. “Kalau mau pake lipstik, tunggu aku ke sana.”
Bab Populer