Birahi Liar istri Setia
Seperti teh hangat yang baru seteguk, masih ada kelanjutannya.
“Eh, eh, tapi…” Bu Indah menyandarkan tubuhnya lebih dekat ke lingkaran, nadanya makin pelan tapi justru makin menegangkan, “coba deh kalian perhatiin baik-baik. Bayi Arin itu… masa nggak ada mirip-miripnya sama Mas Kelvin, sih?”
Mata-mata langsung saling berpandangan.