Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)
Ia pun duduk di sebelah Sukma, dalam diam yang hangat, ditemani suara angin, kain yang masih dijahit dan seekor kelinci putih kecil yang kini menjadi saksi sunyi antara dua hati yang mencoba berdamai kembali.
"Aku menamainya Luri," ujar Sukma pelan, masih menatap kelinci itu.
Jagat mengangguk pelan, lalu sedikit lebih mendekat. "Bagus. Nama itu cocok."
Pandangannya tertuju pada Sukma—gadis itu belum sepenuhnya tersenyum seperti biasanya, tetapi sorot matanya terlihat lebih tenang daripada hari-hari sebelumnya. Sukma menoleh sejenak, lalu kembali menunduk. Ia tidak berani menatap mata pria itu terlalu lama. Masih ada jejak ketakutan yang sulit ia singkirkan. Namun, dalam lubuk hatinya, ia men