Sisa Rasa
Ayah Selin memulai kalimatnya dengan suara yang bergetar menahan haru.
Rendra menarik napas dalam-dalam, menatap mata ayah Selin dengan penuh keyakinan. Ia tidak ragu sedikit pun.
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Selina Athalia Putri binti Bapak Ardan Pramana, dengan mas kawin tersebut, tunai." Dalam satu tarikan napas yang mantap, janji itu terucap.
"Bagaimana para saksi? Sah?"