Jiwa Lain di Raga Istri yang Tersakiti
Maka, ia mengelus punggung Indah, agar lebih tenang.
Zara dengan keyakinan yang tinggi berkata. “Indah..., aku berani pastikan kalau Dimas juga mencintai kamu. Bagaimana ada dua orang anak di antara kalian, jika dia nggak cinta kamu? Mungkin dia tidak mengatakan secara langsung. Tapi, lewat tindakannya selama ini sama kamu dan Indi, itu udah cukup. Masalah pagi tadi, bisa jadi imbas stres atas pekerjaan kantornya. Semua datang bersamaan. Jadi kamu juga ikut terpancing dan gamang pula.”
Indah memandang lekat Zara dan mengangguk kecil. Setelah itu, mereka keluar dari mobil untuk ke kelas Indi, saat melihat beberapa orang tua telah keluar bersama anak-anak mereka.
Bab Populer