Sketsa Cinta Arina
Wanginya semerbak.
"Untuk sementara, Arin. Besok aku beri kamu bunga yang lebih bagus. Tulip, lily, mawar, melati, semuanya indah... akan kuberikan padamu setiap hari."
Aku tertawa mendengarnya. Kok jadi mengutip lagu anak-anak begitu? "Nggak usah, nanti aku bingung ngurusin bunganya," kataku.
"Mending kamu ngurusin aku ya," kekeh Andre. Aku memukul lengannya dengan manja. "Oke deh. Nanti aku kasih bunga pinjaman ya," kata Andre lagi.
الفصول الرائجة