Tukang Pijat Tampan
tanyanya dengan nada datar, mencoba tetap tenang meski adrenalin sudah mulai memompa.
Maria mengatakan sesuatu dalam bahasa Tagalog; cepat, keras, dengan nada menantang. Adit tidak mengerti, tapi ia bisa menangkap emosi di balik kata-kata itu: obsesi.
Teman Maria, pria bertato itu, tertawa kecil lalu menerjemahkan dengan bahasa Indonesia yang sedikit patah-patah. "Maria bilang... dia mau bertarung sama kamu. Di sini. Sekarang!”