Air Mata Aruna
Lalu Arumi mempersilakan Lukman untuk duduk di ruang tamu, “Saya adik nomor empat, nama saya, Arumi. Silakan kak duduk dulu, sebentar saya panggilkan kak Aruna dulu.”
Arumi meninggalkan Lukman yang telah duduk di ruang tamu. Sementara Arimbi yang ada di ruang keluarga, melambaikan tangan ke arah Arumi yang berjalan ke kamar Aruna. Sebelum ia sampai ke kamar Aruna, ia menghampiri Arimbi, “Ada apa kak?” tanyanya.
“Siapa itu yang cari kak Runa.., pacarnya ya?” tanya Arimbi.