Anak Untuk Maduku
lirih isakan Nalisa yang saat ini akan segera naik kelas dua SMA.
"Bapak jahat, bagaimana cara kita membayar utang sebesar itu, bahkan untuk makan sehari sehari saja ibi sudah banting tulang jadi kuli panggul di pasar," ucap Namira dengan mata menyala penuh kemarahan.
Namira adalah gadis pemarah dan yang paling berani, walaupun baru kelas dua SMP tapi pikiran nya sudah sangat dewasa karena di paksa oleh keadaan.