Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Arimbi

Arimbi

kata Ratih dengan santai, lalu membuka ponselnya dan menunjukkan dua gaun mewah bewarna merah keemasan. Ketika Ratih mengulurkan ke arahnya, Sultan pun segera mengambilnya, lantas membanting ponsel itu hingga terbagi menjadi dua. Ratih sempat kaget, tetapi tidak berlangsung lama karena kedatangan Arimbi mengubah suasana menjadi lebih memanas. Kesempatan itu Ratih ambil sebaik mungkin, dia berlari mendekati Sultan, lalu menciumnya di depan Arimbi. "Kalian ..." Napas Arimbi bagaikan tersekat, sakit bukan kepalang.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

ujar Tari. "Iya ma." Vian segera pergi membuka pintu. "Loh? Om, tante?" Vian terkejut karena yang datang adalah Ardi dan Lani. Keduanya tersenyum. Vian segera mencium tangan mereka. "Silakan masuk om, tan." "Iya, Baron sama Bella masih di luar. Bentar lagi mereka masuk. Maklum masih berantem." "Iya tan." Beberapa menit kemudian Baron dan Bella muncul. Keduanya tampak sedang berdebat.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Ia hanya memperhatikan Kael dengan tenang— mengingat detail wajahnya, bekas luka kecil di rahang kiri, dan sorot mata yang dulu pernah memikat separuh pasukan untuk mengkhianati sumpah mereka. “Kenapa kau kembali?” Suara Arven tak lebih tinggi dari bisikan, tapi mengandung cukup muatan untuk menghentikan langkah siapa pun. “Bukankah kau sudah cukup puas melihat kota ini jatuh?”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
Comeback

Comeback

“Hehehehe, maaf, Ma. Assalamu’alaikum, Ma.” “Waalaikumsalam. Nah, gitu dong. Kan jadi enak dengarnya,” ujar Diyah sembari turun menghampiri kedua anaknya. Baru saja suasana sunyi, tiba-tiba terdengar teriakan dari pintu depan. “Assalamualaikum, Tante! Shiva datang sambil bawa oleh-oleh dari Paris, nih!” Anya hanya mendengus mendengar suara cempreng itu. Tanpa melihat pun dia tau siapa itu.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

Udara kembali terasa hidup, dan dari bawah tanah terdengar gema seperti napas panjang pertama dari dunia yang baru saja terbangun. Ravina perlahan turun, tubuhnya kini memancarkan aura suci berwarna perak keunguan. Ia menatap Axel dengan mata yang berkilau seperti dua bintang. “Cor Veneris telah lahir kembali...” katanya dengan suara bergetar. “Lunareth... kembali bernapas.” Axel mendekat, memegang tangannya dengan lembut. “Dan seorang ratu baru... telah bangkit.”
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

nabilajihanarfaabraabara
Namun ia enggan bertanya karena takut melukai hati Reisya dan ini juga bukan waktu yang tepat. "Duluan aja, Ra. Bentar lagi kak Reino dateng. Lagi otw katanya," ujar Reisya menenangkan Ara. Ara pun segera mengangguk lalu melambai ke arah Ara. Reisya tersenyum menatap kepergian Ara dan Evan. "Semoga kak Reino nggak nekat karena semalem aku nolak dia," batinnya. Ting Satu notifikasi masuk pertanda ada pesan yang dikirim seseorang. Buru-buru Reisya mengambil handphonenya dan segera membalas
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
Nisan Retak

Nisan Retak

Sungguh, tempat ini terasa lebih asing baginya dibandingkan dengan masa kecil yang pernah ia lewati di sana. Dia menatap ke arah pintu depan yang tertutup rapat, seolah ada tembok tak terlihat yang memisahkannya dari kenyataan yang selama ini ia coba hindari. Amira merasakan berat di dadanya. Hari ini adalah hari pertama ia kembali setelah lebih dari tiga belas tahun pergi. Kembali untuk mengingatkan dirinya sendiri akan luka lama yang selama ini ia sembunyikan, kembali untuk menghadapi bayang-bayang masa lalu yang masih menghantuinya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Orang itu terkekeh, semakin membuat Gita penasaran. “Aku akan mengeluarkanmu, tanpa syarat. Aku menjamin itu. Aku hanya tak ingin melihatmu menderita sendirian dalam kegelapan. Pikirkan. Aku akan kembali untuk beberapa hari lagi,” kata orang itu, kemudian berpamitan pada Gita yang masih terenyak di kursinya. Gita kembali ke selnya, kali ini dengan pikiran tak menentu. Tawaran orang barusan membuatnya bimbang.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

ucap tuan Arfen "Werty de mote, Polin de nara dan tenir de ronin dinyatakan turun satu tingkat, nilam de larona menggantiakan posisi bangsawan Werty, lalana de rety menggantikan bangsawan Polin dan Arsen de arka menggantikan posisi bangsawan Tenir" ucap raja mengumumkan. "Bangsawan Willy, Deny dan bangsawan Polin di pecat dan dinyatakan bukan lagi bagian dari bangsawan kerajaan Belwin" tuan Arfen menyambung kata raja.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai arti revenant
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

tanya Arin yang sudah siap menenteng tas. "Iya bentar lagi," sahutku masih meng-stalking komen yang ada di postingan terbaru acara reuni itu. Mataku berbinar ketika akun Tama ikut berkomentar. Lalu aku tertarik untuk komen di bawahnya dengan pertanyaan yang sama. Sejenak aku terkikik. "Gila lo ya, Win?" Eh? Aku mendongak. Ternyata Arin masih ada. "Gue pikir lo udah balik, Rin."
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai arti revenant
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status