Hasrat Liar Adik Ipar
Sama seperti Falisha, Salma pun berbahagia, bersyukur memiliki menantu cantik dan lemah lembut seperti Falisha, tanpa dia tahu, bagaimana Arkatama memperlakukan perempuan tersebut.
“Aku juga mau, dong, Ma.”
Arsya yang baru saja muncul di ruang makan, ikut nimbrung sembari duduk di bangku yang berhadapan dengan Falisha. Dua kaum hawa yang sudah lebih dulu di sana pun sama-sama memperhatikan Arsya.
“Mau apa?” Dahi Salma mengerut.
“Ikut ke Singapore,” balas Arsya dengan percaya diri.