Suara Desahan Di Kamar Iparku
Fahira Khanzakata kata untuk calon suamikucerpen kahwin paksa dengan sepupusalahkah aku mencintai suami orangadikku kekasihku
Air mata itu kembali mengalir dari kedua sudut matanya.
"Kau masih kekeh mengatakan jika semua hanya kesalahpahaman, Arita? Apa otakmu sudah bergeser dari tempatnya?!" Mama menempelkan jemarinya ke arah pelipis ibu. Mungkin dengan sedikit menekannya, hingga membuat kepala ibu bergerak.
"Kau emang tak punya rasa malu, Arita! Sudah tercium semua kebusukanmu, tapi kau masih berusaha mengelak terus," ucap Mama lagi.