Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Hahaha. Sebenarnya dari dulu diriku kasian sama Mama dan berniat mencarikan ART. Tapi Mama menolak keras. Padahal kan, cucianku dan Daffa juga banyak. Mas Yusuf hanya bisa membantu saat weekend saja. Selebihnya mama terus. Aku hanya takut Mama kelelahan. Apalagi kondisiku yang belum pulih jadi belum bisa banyak membantu. Mas Yusuf dan papa setuju untuk mempekerjakan ART. Supaya Mama tidak tepar kelelahan mengurusi keperluan kami semua.
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
Wanita Lain Dalam Hatiku

Wanita Lain Dalam Hatiku

"Lupakan saja, Tuan." "Kami permisi dulu, Rum. Titip Cucu Mama ya," ujar Mama pula. Aku mengangguk dengan cepat. Seperginya mereka aku menidurkan Arti di dalam ranjang khusus yang dibawa Mama tadi. Arti bayi mungil yang sangat pintar. Dia tidak rewel, bahkan jarang sekali mendengar suaranya menangis. Semakin hari, wajahnya semakin bertambah tampan.
9.6108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Kata Athena memberitahu. "Artika! Angin apa yang membawa Kalian kemari?" Ariana heran karena Artika tidak menjawab tegur sapanya bahkan daripada matanya keluar airmata yang terus mengalir dengan deras. 'Berarti beneran Brian.' kata hatinya pilu. Andara terpaku hampir tidak percaya. 'Apa hubungan Athena dengan keluarga ini? Kenapa ia memanggil Nyonya Ariana dengan sebutan Mama?'
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN

SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN

“Alhamdulillah! Itu yang diharapkan Mama, Dion.” “Abang dan Mama ngomong apa sih?” “Ngomongin kamu, dong! Masak ngomongin Bibik, ya?” “Bibik setuju, Bu,” jawab wanita separuh baya ART terpercaya Arga dengan senyum menggoda ke arah Septa. “Yee! Bibik ikutan bully aku juga.” “Apa perlu Abang telepon Bos Arga buat bersandar di bahunya?”
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
QUEEN: I LOVE YOU PAPA

QUEEN: I LOVE YOU PAPA

Itu memeang bakat sang mama yang memang mempunyai bakat menggmbar. Dengan langkah santai, Varo kembali masuk ke dalam lift dan menuju ke rooftop. Lalu, sesampai di rooftop ia menemukan sang mama tengah memainkan kuas dengan lihainya. Ia mendekat, mengamati lukisan sang mama lekat-lekat. Seorang perempuan yang memakai jilbab terlukis sempurna di atas kanvas. Ia berfikir sejenak mengamati lukisan itu, dan sepertinya ia kenal sosok perempuan yang sedang mamanya lukis, “Ma!” Panggilnya pelan, ia takut mengagetkan mamanya yang tengah fokus menyelesaikan lukisannya.
1050.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

Pikirku lagi. Aku menjelaskan dengan terbata-bata, tangisan para orang tua di sekitarku bagaikan pisau tajam yang menusuk hatiku. Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi! Namun, Haris malah melepaskan tanganku dengan kasar, tatapannya dingin, seakan-akan sedang menatap orang asing. "Cukup! Mika! Berhenti berpura-pura di sini! Nea baru empat tahun, dia mengikutimu hanya belajar hal-hal buruk! Bisakah kamu bersikap seperti seorang ibu?"
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
Comeback Amerta

Comeback Amerta

Tanpa sadar mereka berdua meneteskan air mata. *** Ketika sampai dirumah,beruntung mamanya tidak ada. "Psst..bi!"panggilnya kepada ART nya yang sedang sibuk mengepel lantai. "Ada apa mas Amerta?." Amerta mendekat ke arah ART nya,"Mama mana?." "Ibu lagi keluar ,mas." "Bi, minta tolong.Jangan mengadu ke mama ya kalau saya pulang sore,"pintanya
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

Protes Arthur dengan wajah kesal. "Ya kamulah, masa Kaidan? Tapi kamu kan selalu buat Mami kesel. Membesarkan anak laki-laki seakan sia-sia, setelah besar yang ada cuma ngebantah terus sama Mami." Mulai dehh... Mami Lidia mengeluarkan jurus dramanya untuk menyudutkan Arthur. Tidak heran jika Arthur suka menyebut Maminya itu adalah Drama Queen. "Astaga, mulai lagi deh..." Gumam Arthur sambil menghela napas lelah.
10801 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

"Pikirkan perkataan Ibu baik-baik. Entah kenapa Ibu amat yakin dengan Arini. Dia akan mampu mengimbangi sifatmu yang keras kepala dan dingin. Dia akan membuat hatimu yang sekeras batu itu melembut sedikit demi sedikit tanpa kau pernah menyadarinya." Yovan melihat lengkungan indah di bibir ibunya. Wanita dengan kerudung abu-abu itu menyenderkan kepalanya di senderan sofa ruang tengah. Seketika matanya terpejam rapat tanpa kehilangan sebaris senyum miliknya. "Ibu mau saya buatkan teh hangat?" tanya Mbok Karti, ART yang sudah bekerja selama puluhan tahun di rumah itu. Bu Ningrum menggeleng perlahan. Tangannya mengisyaratkan penolakan untuk wanita yang mungkin seusia dengan dirinya.
998.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
MISTERI KEMATIAN ART-KU

MISTERI KEMATIAN ART-KU

tanyaku tanpa berusaha menyembunyikan rasa ingin tahuku. "Jadi Mama menuduh Andre yang sudah menghamili Mbak Ning? Mama terlalu! Mama nggak punya perasaan, tega menuduh anak kandung sendiri berbuat yang tidak-tidak terhadap ART sendiri! Mama jahat!" dengkus Andre marah dan kesal. Namun, demi menemukan titik terang masalah ini, terpaksa aku bicara blak-blakan.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai arti step mother
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status