Sang Penguasa
Mencium aroma Arak Seribu Kenangan membuat hati dan pikirannya lebih tenang daripada sebelumnya.
Meskipun enggan, tapi entah kenapa ia tidak bisa menahan diri untuk bertanya. "Han, sebenarnya arak apa yang kau bawa ini? Kenapa aromanya sedap sekali?"
Menolehkan pandangannya ke Kakek Yan, lalu tertawa kecil, Menteri Han mulai menjelaskan. "Sudah ku katakan, arak ini ku bawakan dari negeri yang jauh. Asal kau tahu saja, Arak Seribu Kenangan ini merupakan arak yang menempati urutan pertama dalam masalah rasa." Setelah berkata demikian, Menteri Han segera meminum arak tersebut.