Pudarnya Rasa Cinta
Dari ujung telepon, terdengar suara perempuan manja, “Kakak hebat sekali, kakak sungguh luar biasa, bisa menyelamatkan kesayanganku.”
Tak lama kemudian, telepon dimatikan.
Penjahat itu memaki, “Sialan, Indra sama sekali nggak cinta perempuan ini! Salah culik orang!”
Setelah penjahat pergi, aku melihat ke arah bom di tubuhku dan air mata mulai jatuh tanpa bisa kutahan.
Bahkan penjahat itu saja bisa melihatnya, tapi aku baru menyadarinya di hari terakhirku.