Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Om Duda!

Om Duda!

ketus Yumna. "Bohong dia, gak di apa-apain kok sama Pak Devan," ucap Fani mencoba menenangkan Disya. Disya dengan tidak meras bersalah langsung memukul kepala si kembar bergantian, mereka hanya terkikik geli walaupun sedikit meringis karena pukulan Disya di kepalanya cukup kencang. "Disya!" teriak seorang perempuan berhijab maroon kembali memasuki kelas.
9.875.4K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as fus ro dah
Show Reviews (27)
Read
+Library
Anaa
Hai temen-temen^^ Sebelumnya aku mau ngucapin makasih banyak buat yang selalu nunggu novel ini. Aku ngerasa bersalah udah bilang mau update tiap Kamis dan Sabtu, padahal kadang suka engga di tepatin, sorry ..., aku usahain update di hari itu, tpi kalau engga ya mngkin di up di hari berikutnya yaa ...
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Read All Reviews
RUSAK

RUSAK

“Sialan! Kenapa sih bikin tangga? Nanti gue bangun lift di sini kayaknya.” Sarah mendumel sendiri saking kesalnya. Sarah berhasil mencapai undakan terakhir, berhenti sejenak guna menarik napas. Setelah itu Salah melangkahkan kakinya menuju kamar, hanya membuka pintu kamar setengahnya. Sarah melempar tas yang sedari tadi menjadi beban yang dibawanya. Sarah bertolak menuju rooftop yang berada tepat di samping kamarnya.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as fus ro dah
Read
+Library
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

jawab ibu itu dengan penuh khawatir. Hayden tersenyum menenangkan. "Apa Nyoya tahu makanan apa yang terakhir kali dikonsumsi putra Anda?" Ibu itu mencoba untuk mengingat-ingat makanan apa yang baru dikonsumsi putranya kemarin. "Seingat saya, dia makan tiga bungkus roti beberapa jam sebelum muntah-muntah."
102.7K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as fus ro dah
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

"Kamu tunggu di sini ya, Zahra." Ia berjalan ke depan dan membuka pintu. Ternyata di depannya sudah ada Fadli dan Yusuf. "Assalamu'alaikum, Marisa." Fadli mengawali pembicaraan. "Wa'alaikumsalam, Fadli. Hal apa yang bisa saya bantu?" "Begini, Marisa. Saya ingin bertanya soal Zahra karena disuruh sama Uztadz Syarif."
1.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as fus ro dah
Read
+Library
RESTU

RESTU

sapa Zilla yang suka heboh. Langsung di hadiai wajah julid dan kata kata pedas dari feljun. "Manusia hutan mana lo? Koar koar lo kata ini hutan apa," begitulah kejulitan yang di tuturkan Feljun. "Mengkalem ajalah gue," kata yosma sambil melongos masuk dan duduk di dekat Revan. "Hadeh Dasar COUGAN!" sindir Dirga.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as fus ro dah
Read
+Library
DIA

DIA

bentak Davka dengan kemarahan yang memuncak. "Kamu harus merasakan kehancuran, seperti yang di rasakan adikku Davka!" seru Sofian sembari menarik tali tambang. Sehingga kepala Adyatama masih menunduk karena tak sadarkan diri terangkat sedikit demi sedikit. "Oh ... Jadi Lidya adalah adikmu? Asal kamu tahu apapun yang terjadi pada adikmu adalah kesalahannya sendiri," jawab Davka sinis.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as fus ro dah
Read
+Library
Lusia

Lusia

gumam Aaron sembari mendekatkan diri, tanganya terulur mengusap dahi Lusia. “Tidak demam...... “ Alis Aaron bertaut memikirkan apa yang terngah terjadi pada Lusia, detik selanjutnya, Lusia mengiggau. “Tolong...... takut..... “ isak Lusia dengan mata yang masih tertutup. Sepertinya, badai di Rose Hill telah membawa mimpi buruk untuk Lusia. Aaron berusaha membangunkan Lusia dari mimpi buruknya, tapi Lusia terlalu larut dalam mimpi buruknya.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as fus ro dah
Read
+Library
OH DUDA

OH DUDA

“Rupanya sahabatku beneran lagi diperebutkan dua pria. Duda semua pula.” “Lo tahu tentang hal ini?” “Pertanyaan bodoh. Aku, kan, sahabatnya,” cibir Fifi. “Berarti lo juga tahu tentang Erzha?” Fifi kembali mengangguk. “Kalian sama-sama duda. Bedanya Erzha berbuntut, kamu nggak. Selain itu, mantan istri Erzha masih hidup. Dan kalau masalah ganteng … jangan ditanya. Kalian nggak ada apa-apanya dibanding Mas Heru.”
3.1K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as fus ro dah
Read
+Library
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

Jawab Fan Hua. Dari perkataan Fan Hua, mereka para istri pejabat militer dapat menangkap nada marah dan tidak suka dari Fan Hua. Selain itu, ekspresi Fan Hua yang berubah 180 derajat menjadi lebih dingin yang jelas berhasil membuat mereka paham bahwa keluarga Feng benar - benar sangat marah saat salah satu keluarganya terusik. Terlebih lagi setau mereka, Feng Ru Ai merupakan anak kesayangan jendral Holing. Mereka yakin, salah satu jendral besar MingQi itu tak akan memaafkan putri para pejabat yang mengusik putrinya dengan mudah. .
912.0K viewsOngoingAdded to Library 360 Times as fus ro dah
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status