Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MANTAN SUAMI MATI GAYA

MANTAN SUAMI MATI GAYA

Tangan ini gemetar saat menyentuh layar. [Aku Tama, mantan suamimu] Aku mendengkus membaca pesannya. Kenapa harus dijelaskan segala. Emang boleh? Aku mulai fokus membaca pesan berikutnya. [Raya mengakhiri hidupnya karena malu, setelah ketahuan tidur dengan ayahnya] Mataku membelalak. Sejenak aku terdiam, tidak percaya dengan kalimat yang baru saja kubaca. Tanganku dingin, bibirku bergetar tanpa suara.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Keluargaku dan rekan-rekan kerjaku sudah menungguku di sana. ... Tiga bulan kemudian, aku baru mendengar kabar tentang Juna lagi. Rekan kerjaku tak sengaja membicarakan kondisi terkini Grup Mahendra. Aku baru mengetahui bahwa Arya tewas di kediaman lama Keluarga Mahendra. Saat ditemukan, jenazahnya sudah mengeluarkan bau busuk dan dalam kondisi membengkak hebat. Kabarnya, dia dilemparkan ke dalam kolam buaya yang kelaparan, menderita siksaan fisik dan mental setiap harinya.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
Suamiku Sudah Wafat

Suamiku Sudah Wafat

"Abri ... Abri sudah tiada, Airin. Dia sudah wafat." Bak guntur yang membelah bumi, begitulah kira-kira keterkejutan yang kurasakan. Seketika saja pandanganku gelap tak berwarna. Napasku seolah berhenti ditenggorokan, sesak tiba-tiba. Apa katanya? Apa aku tidak salah mendengar? Dia bilang apa tadi? Mas Abri apa?
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Dari Desa

Pesona Istri Dari Desa

Kita harus bersama orang yang menghargai kita bukan menjatuhkan apalagi orang yang sudah niat ingin melihat perusahaan bangkrut. Aku kembali ke ruangan dengan menahan napas berkali-kali. Mencoba meresapi semua yang terjadi. Begitu banyak hal yang kurasa janggal. Gendis, apa benar dia meninggal? Bukan tak percaya, ketika hanya pernyataan dari seseorang tanpa melihat jasadnya maka pantang bagiku untuk percaya. "Bersabarlah, kurasa mereka benar-benar mengerjaimu, tuan Shaka," ucap Arya yang tahu bagaimana perasaanku. Teman kuliah yang menemaniku dari nol di sini.
9.9519.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.6K kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
Gadis Gendut Dimiliki 3 Daddy

Gadis Gendut Dimiliki 3 Daddy

"Ayah sudah bilang, jangan menghina orang lain apalagi soal fisik. Itu tidak baik." "Aku hanya bilang yang benar. Memang dia gendut." "Benar atau tidak, kau tidak boleh mengatakannya. Kata-kata bisa menyakiti orang bahkan jika kau menganggapnya benar." Lucas terdiam. "Dia tidak punya siapa-siapa. Dia sendirian." "Ana tidak punya orang tua?" Adrian menggeleng. "Kedua orang tuanya sudah meninggal. Ayahnya meninggal saat dia masih kecil. Ibunya meninggal beberapa tahun lalu."
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
Suami Serabutan Ternyata Anak Sultan

Suami Serabutan Ternyata Anak Sultan

Yang kudengar, Una hanya meminta maaf. "Anggita," panggil Kak Arini dari ruang tamu. Dia duduk bersama dua orang tamu yang sangat aku kenal. 'Mas Fadli? Ana?' gumamku. Sejak kapan mereka berdua ada di rumahku? "Kami ke sini karena mendapatkan kabar bahwa Gina sudah meninggal dunia. Maaf, kami turut merasakan kesedihan atas musibah yang menimpa Gina," ucap Ana sambil mengusap sudut matanya.
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR

RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR

Danastri menoleh, matanya menyiratkan rasa ingin tahu. “Argaru putra pertama kami meninggal dalam kecelakaan tragis ketika usianya belum genap dua belas tahun. Itu meninggalkan luka yang dalam, terutama bagi Widipa. Dari situlah sikapnya berubah." Sailendra menatap kosong ke arah foto Argaru. Tersenyum kecil seolah ada getir terukir di wajahnya.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
Belenggu Pernikahan Tuan Arya

Belenggu Pernikahan Tuan Arya

Arya mengangguk. “Dia meninggal dua tahun lalu karena serangan jantung. Karena itu, kita nggak bisa menuntutnya secara langsung. Tapi polisi berhasil menangkap salah satu anak buahnya, yang menjadi penghubung ke Karjo. Polisi sudah memastikan kasus ini selesai, Bu.” Gayatri mulai menangis, suaranya penuh kegetiran. “Kenapa orang-orang sekejam itu, Arya? Bapakmu hanya bekerja keras untuk keluarga kita. Apa itu salah?”
8.22.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Suatu sore, saat Arjuna dan Raina berdua di koridor rumah sakit, ia memberanikan diri untuk bertanya. "Bapak," Raina memulai, suaranya pelan. "Apakah Bapak punya kenangan spesifik tentang hari kematian Arya?" Arjuna menatap Raina, matanya menunjukkan kesedihan yang mendalam. "Tentu saja, Raina. Itu adalah hari terburuk dalam hidup saya. Arya... dia meninggal karena kecelakaan mobil. Dia mengemudi terlalu cepat, dan..." Arjuna menjeda, suaranya tercekat. "Dan dia tidak selamat."
10962 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

“Itu… tidak mungkin.” Ardi memutar tubuhnya cepat ke arah Rama. “Apa maksudmu dengan ini?!” Rama menatap mereka berdua dengan wajah tenang tapi serius. “Kematian Arga bukan kecelakaan. Ia hidup. Tapi tidak di pihak yang sama lagi.” Kata-kata itu menghantam Alya seperti palu godam. Nafasnya tercekat. “Kau bohong. Arga mati di vila malam itu, aku sendiri melihat—”
10983 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai arya gendut meninggal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status