Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

"Garam. Tambang garam di selatan sedang panen raya." "Beli semuanya," perintahku. "Aku mau setiap ballista dan ketapel di dinding pantai dimuati bukan dengan batu, tapi dengan gentong garam batu yang dipadatkan. Jika kita tidak bisa memotong mereka, kita akan membakar mereka dengan kemurnian." Jenderal Varus menatapku dengan mulut terbuka. "Garam? Anda ingin berperang dengan bumbu dapur?"
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 772 kali sebagai asam basa garam
Baca
+Pustaka
Menikahi Gadis Pilihan Mama

Menikahi Gadis Pilihan Mama

Setelahnya, aku duduk bersantai di pinggir lapangan, melihat anak-anak bermain bola sembari makan basreng. Pada tahu enggak basreng itu apa? Enggak tahu? Hadeuh! Basreng itu artinya baso yang digoreng. Dimakannya pakai saos tomat dan sambal. Enggak bakal bikin kenyang kalau cuma makan dua buah. Minimal 10 buah. Porsi buat 3 pengemis di dalam perut. Sesampainya di rumah, Raisa langsung menggusur tubuhku ke ruang tengah. Dia bergelayut dengan manja di lengan kiri sembari terus mengunyah keripik kentang.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai asam basa garam
Baca
+Pustaka
Ternyata Aku Tak Mengenal Suamiku

Ternyata Aku Tak Mengenal Suamiku

jawabku singkat. "Oh ya? Emang bumbunya apa-apa aja?" Aku kembali menghela nafas, sedikit jengah kalau terus didekati. Hati ini baru saja berusaha untuk tak lagi memusuhinya. "Asam sunti, cabe rawit, bawang merah sama sejumput garam," jawabku sembari terus mengulek. Berharap ia mengerti kalau orang yang sedang diajaknya bicara tak terlalu senang menanggapi.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai asam basa garam
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Ikan asin, sayur asam, sambal terasi, petai dan jengkol." Mereka bengong.
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai asam basa garam
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Mas, Baksomu Ngangenin

Mas, Baksomu Ngangenin

Kelima orang itu saling tatap dan saling dorong, akhirnya suaminya yang mewakili dan juga beberapa warga serta istri Pak RT. Tidak ada bahan yang aneh, hanya bumbu rempah saja dan juga bumbu aromatik biasa. “Gimana? Ada bahan aneh?” tanya Bu Ram ketika sudah di luar. “Ga-gak ada, Bu. Biasa aja, bumbu dasarnya sama seperti soto saya,” jawab lelaki itu. “Jangan takut, Pak. Bilang aja yang jujur, kalo bumbunya sama, kenapa malah warung dia rame kita enggak? Ayo jujur,” celetuk istrinya.
234 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai asam basa garam
Baca
+Pustaka
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

Kami kembali menikmati hidangan yang sudah di sajikan Bi Sumi di meja makan. Aku mengambil makanan kesukaan Mas Wawan, cumi goreng tepung asam manis. "Makan yang banyak ya Ar, jangan malu-malu. Tambah lagi nasinya kalau perlu," celetuk Ayah yang rupanya senang melihatku makan banyak. "Siap Yah. Makanannya enak sekali. Seumur-umur baru kali ini Arini makan makanan enak seperti di restoran. Biasanya Arini hanya melihat makanan seperti di acara makan-makan di televisi.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai asam basa garam
Baca
+Pustaka
Istri Kedua  Tuan Presdir

Istri Kedua Tuan Presdir

Ia sudah agak membaik, sehingga bisa sarapan bersama. “LHO!” Reaksi yang diberikan Ayah mertuanya itu sungguh aneh bagi Sarah. Bagaimana tidak, sebelumnya ia telah memasukkan banyak sekali garam kepada ayam goreng tersebut, harusnya sangat asin. Itulah yang selalu ada dalam pikiran Sarah selama ini. Rasa penasaran membuat Sarah menyantap ayam goreng itu dan setelah menggigitnya sedikit, ternyata rasanya berbeda.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai asam basa garam
Baca
+Pustaka
(BUKAN) Duda Biasa

(BUKAN) Duda Biasa

Saat ia membuka tutup wadah garam ia tidak tahu takaran yang pas itu seperti apa. “Ini kalo dikit nanti gak berasa jadi eneg, kalo kebanyakan jadi asin. Tapi mama bilang masak itu pake feeling aja.” Ia menaburkan garam dan merica cukup banyak di atas daging. “Segini kayaknya cukup.” Ponselnya bergetar. Tangannya yang masih bau amis setelah memijat daging cepat-cepat ia cuci dan sabuni. Ponselnya mati dan kini sudah bergetar panjang lagi.
47.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai asam basa garam
Baca
+Pustaka
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

Ia tidak berani menawarkan bantuan lebih lanjut karena tahu bahwa memasak bagi Yasmina adalah seni yang memiliki aturan tersendiri, sementara dirinya terlalu awam. Ketika tutup kukusan dibuka, aroma pedas, asam, dan gurih menyeruak ke seluruh penjuru paviliun. Itu adalah bau yang sangat asing bagi Adrian, namun terasa sangat mengundang selera. Mereka menikmati hidangan itu di meja bar minimalis. Yasmina menjelaskan bahwa ini adalah versi simpel Garang Asem karena ia tidak menemukan daun pisang atau daun kedondong muda yang biasa menjadi kunci kelezatannya. Adrian mencoba suapan pertama. Perpaduan rasa segar dari tomat hijau, belimbing sayur, dan pedasnya cabai rawit yang meletus di mulutnya
673 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai asam basa garam
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Kemudian, dia melanjutkan, “Ayo kita pergi cari pemilik tambak garam!” Setelah mendapatkan bimbingan khusus, wawasan dan kemampuan Sony dalam menangani tugas sudah meningkat. Meskipun masih kesulitan dalam menangani urusan besar, dia sudah bisa menangani tugas kecil dengan baik. Sekelompok orang itu pun berangkat ke rumah pemilik tambak garam terbesar di Fica yang bernama Basri Luita. Di Fica, kompor bagaikan lahan pertanian penduduk. Orang yang memiliki semakin banyak kompor bisa memasak semakin banyak garam.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153.5K kali sebagai asam basa garam
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status