Jimat Tali Mayat
Hal pertama yang dia lakukan pada waktu itu adalah mendekati sosok Sadam, satu-satunya orang kepercayaan lelaki tua tersebut tapi masih terlihat perlente.
“Nama saya Selasih, Kang,” ucap Asih memperkenalkan diri pada saat pertama kalinya mereka bertemu di sebuah tempat. Sadam tersenyum seraya membalas, “Saya Sadam.”
“Saya sudah tahu,” timpal Asih dengan sikap sedikit menggoda.
“Lho, sudah tahu, ya?” Lelaki bujang itu terheran-heran. “Perasaan ... kita baru saja ketemu kali ini, Teh?”
Hot Chapters