Jodoh Di Tangan Papa
Arsha enggan menatap Kama, tatapan teduh yang Kama berikan setelah meminta maaf selalu mampu membuat hatinya luluh lantah.
“Ca?”
“Appaaa?”
“Dimaafin enggak?”
“Ya udah,” jawab Arsha akhirnya. Mengingat niatnya yang sedang berusaha sabar, anggap saja ini cobaan pertama.
“Kalila mau pindah ke Jerman besok, perusahaan di sana sudah mulai kembali beroperasional ... jadi ada serah terima pekerjaan dari Kalila yang harus aku pahami betul-betul sebelum dia pindah, kamu ngerti, kan?”