Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ex-Husband After Divorce

Ex-Husband After Divorce

Dia tak lagi takut, tapi sangat menantikan. ***To Be Continued***
1067.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
Gadis Desa Milik CEO Arogan

Gadis Desa Milik CEO Arogan

Dia menunggu sampai esok pagi. *** Pukul 12.00 Di Kamar Ardella. Beda halnya dengan Anasya yang menunggu sendiri. Dikamar Ardella terlihat penuh oleh Batara, Lisa, Robin, Dila dan tidak lupa bik Ami juga ikut menantikan hasil ujian Ardella. Deg,, hati Ardella yang tak tenang menunggu hasil ujiannya keluar. Kalau tak lulus kak Batara pasti kecewa. Ardella membantin.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Chyara masih menunduk, menunggu respon yang tak kunjung datang. “Apakah ... mereka sekarang sedang mengabaikan salamku?”
1026.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 763 kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
U

U

Aku membalas pesan tersebut dengan sedikit tersenyum. "Hem… karena itu kamu nggak balas pesan aku yang terakhir." ucap Yuda sambil asyik dengan minumannya. Dengan wajah yang terlihat cemberut. "Pesan? Pesan yang mana Yud?" tanyaku bingung. "Yang aku bilang 'nanti aku datang jam 6', Ra" Aku membuka pesan terakhir dari Yuda. Dan baru menyadari bahwa aku lupa untuk membalas pesan dari Yuda.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
ES BATU

ES BATU

p: Apa salahnya pengin tau doang, siapa tau gue kenal orang itu kanayaziee.p: lbh dr itu gavinno.p: Maksudnya? Lima belas menit Gavin menunggu, tak ada tanda-tanda Naya akan membalasnya. Ya sudah, mungkin ia sedang sibuk, Gavin tunggu sampai besok. ***
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
Serpihan Hati

Serpihan Hati

Tunggu saja tanggal mainnya tuan To be continued
1014.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
DASAR BENALU!

DASAR BENALU!

Tunggu pembalasanku. *****
9.612.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

Jantungnya berdegup satu kali lebih keras tepat saat sebaris teks muncul di layar: Solo Review — Status: Menunggu Tinjauan Administratif Tidak ada nilai. Tidak ada komentar Sora. Tidak ada penjelasan. Summer menatap kata-kata itu tanpa berkedip. Status "Menunggu" terasa jauh lebih berat daripada kegagalan mutlak. Gagal berarti pintu tertutup dan ia tahu di mana ia berdiri. Namun, "Menunggu" berarti pintu itu tetap terbuka sedikit, dan seseorang sedang berdiri di balik celah tersebut, menimbang-nimbang apakah ia layak untuk dipertahankan, atau disingkirkan secara perlahan melalui birokrasi yang kejam.
10677 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
My Sexy Sugar Mommy

My Sexy Sugar Mommy

ujar Suci tanpa menjawab pertanyaan Ayana. Ayana mengangguk-angguk bingung, hingga melihat sang mama pergi. “Aneh sekali sikap Mama.” Ayana bertanya-tanya sendiri, tapi tak berani berspekulasi berlebihan. ** Dafa duduk cemas sambil sesekali mengecek ponselnya. Jelas ada yang sedang ditunggu tapi entah apa yang dinanti. “Kenapa tidak ada kabar?” Dafa terlihat tak sabaran menunggu ponselnya berdering, hingga benda pipih itu benar-benar berdering, tapi bukan nama diinginkan yang menghubunginya.
9.8230.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai awaiting
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status