Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKU TUNGGU DUDAMU

AKU TUNGGU DUDAMU

“Maaf, saya tidak tertarik pada Anda dan saya juga tidak ingin mendua. Sebaiknya Anda pergi sekarang.” “Aku tungguin kamu sampai duda!” sentak Sharena penuh tekad, Saka kehabisan kata-kata, dia menatap Sharena jengah lalu memejam berat. Ada apa dengan hidupnya?
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 410 Times as awaiting
Read
+Library
Anara

Anara

Kembali Anara mengikuti intruksi dari cowok di depannya, dan mulai mengetik di layar ponsel. [Gua gak bisa transfer sebanyak Itu. Pihak bank akan menghubungi bokap gua kalo begitu.] terkirim, dan centang dua biru di layar. Keduanya menunggu, semenit, dua menit, sampai lima menit kemudian tak ada balasan. Anara menyimpan ponselnya ke dalam tas. “Gimana kalau mereka bertindak nekat Bar?” tanya Anara cemas.
9.92.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as awaiting
Read
+Library
WANITA KEDUA

WANITA KEDUA

WANITA KEDUA 17 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Pesan terkirim. Tanpa menunggu lama, kotak pesan pun mendapatkan notifikasi. Mungkin wanita di sana masih dalam masa istirahat. Atau memang sengaja meluangkan waktunya untuk membalas pesan. Thifa
105.8K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as awaiting
Read
+Library
Booking Terakhir

Booking Terakhir

Seolah seluruh perjalanan ini bertujuan hanya untuk membawa dia ke sana. “Kita cari jalan lain,” kata Naya cepat memecah suasana. “Terlambat,” potong Mira sambil menggelengkan kepalanya dengan ragu. Ponsel Raka bergetar lagi. Notifikasi kembali muncul memberi peringatan. “HOST MENUNGGU.” “PENOLAKAN AKAN MENYEBABKAN RESET MASSAL.” “Reset massal?” bisik Naya tambah bingung dan cemas.
10406 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as awaiting
Read
+Library
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Aku tunggu di rumah, ayo kita bicara baik-baik. Sebelum mengirim pesan itu, Bryan masih berkhayal bahwa Cecil akan segera kembali setelah melihatnya menundukkan kepalanya dengan sungguh-sungguh. Bryan masih berpikir Cecil hanya sedang bersikap picik seperti sebelumnya. Dia bahkan berpikir untuk menunggu Cecil kembali, ingin memberi tahu Cecil bahwa dia akan marah jika wanita itu mempermainkannya. Begitu pesan terkirim, Bryan baru tertegun ketika melihat tanda seru merah di layar.
14.4K viewsCompletedAdded to Library 488 Times as awaiting
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Hima menorehkan tinta pada secarik kertas diatas meja kerjanya lalu mulai menuliskan sesuatu diatasnya: Untuk hati yang masih merindu, pada Ia yang selalu kita tunggu. Untuk hati yang masih menanti, menanti dengan cinta walau itu tak pasti. Iklhas cinta karena Allah, membuat penantian panjang yang tak kan pernah tersia kan.
1010.5K viewsOngoingAdded to Library 356 Times as awaiting
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status