Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

Berusaha menetralkan isi dada dan bersikap biasa saja di depannya. "Aku kok jadi kangen sama suasana sekolah, ya, Qi," ucap Bia tiba-tiba sambil menatap lurus ke depan sana. Ke arah hamparan sawah yang membentang hijau. "Jadi pengin main ke sana." Bersambung.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai ba'da adalah
Baca
+Pustaka
Ada Berondong Tua

Ada Berondong Tua

Juga para karyawan tenda yang kembali membongkarnya. Pelan tapi pasti, seorang gadis yang berjalan pincang memasuki rumah Danu. Di tangganya ada sebuah ponsel dan berulang kali mengecek apakah alamatnya benar. Dan sebuah kado yang dibeli untuk bayi yang di-aqiqah hari ini. "Rumah Pak Aksa sama Bu Hayu, ya?" Dia bertanya kepada seorang security. "Benar, Mbak. Tapi acara udah selesai," jawabnya.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai ba'da adalah
Baca
+Pustaka
RUN! [Bahasa Indonesia]

RUN! [Bahasa Indonesia]

Indonesia-Jakarta 23.30 Seorang gadis berjalan dengan lunglai, hari ini cafe tempat nya berkerja kedatangan sangat banyak pelanggan apa lagi dia lembur karena menggantikan temannya yang sedang sakit. Dia adalah Terisya Alexandra, gadis dengan paras cantik yang biasa di panggil Risya dengan orang orang sekitar nya. Rumahnya cukup jauh dari kafe tersebut, dia tidak menggunakan kendaraan umum karena harus menghemat uang bulanan nya.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai ba'da adalah
Baca
+Pustaka
Because You Are Mine

Because You Are Mine

tunjuk Adel tepat di depan dada Badai. Adel menatap Badai dari kepala hingga terheti pas di tangannya, “Ponsel gue! lo ambil ponsel gue! wah lo kurang ajar banget,” sarkas Adel langsung menyambar ponselnya dari tangan Badai. “Heh, tapi itu hadiah giveaway gue!” tahan Badai ingin merebut kembali ponsel itu dari dari “Hah? Gue gak salah dengar kan! Ini jelas-jelas ponsel gue. ternyat lo itu selain mesum, tukang copet juga!”
9.92.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai ba'da adalah
Baca
+Pustaka
Bukan Aku yang Diinginkan

Bukan Aku yang Diinginkan

Ya, bidadari Mas Husein Sandewa. ***
22.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai ba'da adalah
Baca
+Pustaka
DITALAK SETELAH AKAD

DITALAK SETELAH AKAD

sapanya lembut. "Ba-badai ... untuk apa kamu berada di sini?!!!"
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai ba'da adalah
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Untuk Suami

Istri Kedua Untuk Suami

Dan Badai menyiapkan makanan untuk keduanya. “Maaf ya hanya nasi goreng dan lauk seadanya.” “Ini sudah lebih dari cukup.” Kembali Allura tersenyum simpul. Dalam beberapa detik Badai terjebak pada iris coklat Allura, menikmati degup jantungnya yang melanda hebat seakan siap meledak bak bom atom yang menerjang kota Hiroshima. “Ah, I--iya. Makanlah.” Badai diam-diam mengamati bagaimana Allura makan. Dimulai dengan membaca doa yang dia tahu menggunakan bahasa arab sampai caranya melahap nasi buatannya.
1027.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 882 kali sebagai ba'da adalah
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

pekik Dimas sambil melompat. Sebuah lampu sorot menyala dari bawah, menembak lurus ke atas. Sosok Pak Badar sudah ada di depannya. Cahaya tersebut menciptakan bayang-bayang aneh, menarik rongga matanya menjadi lubang hitam tak berdasar dan mengubah senyumnya menjadi seringai keji. “‘Badar’ berarti ‘Purnama’,” bisiknya, suaranya bergema seolah keluar dari liang kubur. “Hadir dengan cahaya lembut sebagai penunjuk arah.”
824 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai ba'da adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status