Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu

Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu

Tristan menahan napas. Instingnya langsung berkata: ada rahasia lebih besar lagi. Ia tersenyum perlahan. Gelap. Licik. “Oh… jadi permainan kita makin menarik.” To be continued....
507 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
Bintangku

Bintangku

"Mana kado untukku?" Nabila pun segera mengeluarkan kotak kecil dengan pita besar di atas kotanya, dari dalam tas dan memberikan itu kepada Lintang. "Aku yang membuat desainnya. Semoga kamu suka." "Eh?" Lintang segera membuka kadonya dan menatap sebuah kalung dengan liontin berbentuk bintang yang memiliki batu ruby kecil yang bersinar di dalamnya.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 112 Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
Silakan Ambil Suamiku

Silakan Ambil Suamiku

aku menautkan alis mendengar suara melengking seorang perempuan. Buru-buru mengayunkan kaki keluar dari ruang kerja, ingin tahu siapa yang datang. Seila. Ck! Bocah centil itu pengen masuk bui bareng-bareng sama abangnya rupanya. "Enak banget lu, ya. Menguasai seluruh harta milik kakak gue dan mengusir keluarga gue dari rumah kakak gue!" sengitnya seraya menatap menghunus ke arahku.
8.588.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.5K Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
Sang Menantu Terkuat

Sang Menantu Terkuat

Haven seperti bukan manusia biasa, baru belasan menit yang lalu Haven telah mengalahkan para preman dan dengan mudahnya dia membunuh si pemilik gelar raja cambuk. Kini Haven mampu menyatukan kembali tulang yang patah. Hanya saja, Haven mengatakan kepada mereka bahwa pria tua itu tidak mengalami patah tulang, hanya sedikit terkilir saja kakinya. Haven tidak ingin mendapatkan pujian yang terlalu banyak. Saat Haven akan pergi dengan mengendarai motornya, Bibi Mung Chong menawarkan untuk makan bersama sebagai rasa terima kasih mereka. Awalnya Haven menolak, tapi dia tidak bisa menolak karena Winnie yang memintanya.
7.1103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 4.1K Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
Pembalasan Menantu Sampah

Pembalasan Menantu Sampah

“Hahahahaha …” “Ini sangat menarik! Anjing kecil yang telah aku buang, sekarang telah kembali dan berusaha menggigit mantan majikannya.” Bai Youran tersenyum menyeringai. “Mari kita lihat, hiburan apa yang akan kau perlihatkan padaku, anjing kecilku …” Bai Youran menjilati jari telunjuknya dan berkata, “Berikan aku tontonan yang lezat, wahai anjing kecilku. Jangan kecewakan aku …”
1076.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
Pembunuh Dewa Penentang Surga

Pembunuh Dewa Penentang Surga

"Anakku." Tatapannya kemudian kembali padaku. Tajam dan menusuk. "Namaku Mei. Dan kau, Xiao Bai, adalah manusia yang aneh. Berani, ya, tapi lemah. Kau tidak punya Dantian, kan?" Lonceng alarm internalku bahkan tidak berkedip. Aku sudah mengantisipasi pertanyaan ini. Setiap respons sudah dilatih.
774 viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

“Mungkin. Kita belum pernah benar-benar bicara sebagai dua orang yang ingin saling mengenal, kan?” Aku terdiam sejenak, lalu mengangguk pelan. “Aku suka teh dibanding kopi. Aku suka baca novel romantis, tapi jarang menangis karena cerita.” Arga tertawa kecil. “Menarik.” Aku mengangkat alis. “Kenapa?” Dia mengangkat bahu. “Aku kira kamu tipe orang yang lebih menyukai cerita yang realistis.”
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 48 Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
Magic You

Magic You

Aku menatap bukuku dan mencoretinya tak jelas! Untuk meluapkan emosiku aku mengambar manusia lidi di bukuku. Ini Jessen.. Kemudian aku menggambar batu yang besar. Ku gambar garis panjang ke arah manusia lidinya. Seakan akan batu ini terlempar ke arah Jessen... "Mampus kau." Pekikku pelan. Kemudian aku mencoret coret kesal kertas ini... "Mati kau, matiiii..." Kataku dengan geram.
104.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 167 Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Yang paling menarik perhatian Bima adalah energi Mana-nya, sangat murni, terstruktur dengan sempurna, mengalir seperti sungai yang jernih. 'Wanita ini... sangat berbakat,' pikir Bima. Wanita itu tersenyum ramah. "Kamu peserta juga?" Bima mengangguk. "Ya. Namaku Bima, dari Nusantara." "Senang bertemu denganmu, Bima. Namaku Lin Mei, dari Cyina," jawabnya sambil mengulurkan tangan. Bima berjabat tangan. Sesaat tangannya menyentuh tangan Lin Mei, dia merasakan getaran Mana yang halus, tanda seorang praktisi tingkat tinggi.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Bo Ren mengangkat alis. "Makhluk tanpa wajah. Bekas manusia. Mereka tidak bisa dibunuh dengan senjata biasa. Hanya dengan mantra dari Kitab Asli... atau kekuatan dari gulungan ini." Mei Lin mengepalkan tinjunya. Matanya menatap lurus pada Tuan Mu. "Kalau begitu, ajari aku. Aku tak ingin terus berlari." Tuan Mu tersenyum tipis. "Kau memang anak dari Yara."
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 290 Beses bilang baca manhua your talent is mine
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status