Soul the Assistant
Biar aku tebak, salah satu dari hobinya, menulis.
“Oh ya, Reynald bakal telat malam ini,” komentar Arrow sambil mengetik smartphone miliknya. Aku menghela nafas kesal. Dasar.
“Oh ya, kedua adikmu dibawa oleh Yohanes keluar buat makan. Mereka juga pergi sama Wibowo,” komentar Arrow lagi. Aku hanya menganggukkan kepala sekenanya. Arrow meletakkan ponsel cerdasnya, lalu memasang headset ke telinganya. Please for the love of God don’t sing. I’ll burn him if he does.
Bab Populer