Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

kata Harry. Bibi Qing berkata, "Jangan sentuh apa pun, ini yang kuperingatkan sebelum memasuki pegunungan." Jessica bertanya, "Kenapa melihat dedaunan hijau dapat meredakan halusinasi?" Bibi Qing menggantikan untuk menjelaskan, "Hijau adalah warna kebenaran, dan daun adalah benda di dunia nyata. Melihatnya dapat menghilangkan halusinasi dan meredakan kesulitan bernapas yang disebabkan oleh halusinasi."
9.85.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195.3K kali sebagai background hijau aesthetic
Tampilkan Ulasan (2060)
Baca
+Pustaka
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Baca Semua Ulasan
Bukan Wanita Impian Suamiku

Bukan Wanita Impian Suamiku

Kakek Haris selalu ditemani kopi hitam kental walaupun makanan pendamping adalah croisant atau roti lapis. Green house, sebutan orang-orang pada hunian kakek. Rumah megah yang di cat hijau dengan berbagai tune warna. Tidak hanya itu, taman yang menyembul di sana-sini menyempurnakan warna hijau ada dimana-mana. Ini bukan warna kesukaan kakek, tetapi wana ini menjawab kerinduannya pada almarhum Nenek. Itu yang dikatakan Kakek Haris sebagai alasan. “Han! Kok tidak dijawab? Kamu pasti mencari alasan, kan?” ucapnya lagi.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Penjara Hasrat Cinta

Penjara Hasrat Cinta

Bau itu biasanya menenangkan, tapi pagi ini, aroma tersebut justru terasa mengintimidasi, menandakan keberadaan sang pemilik rumah. Dress warna biru laut dengan motif artline bunga mawar putih tampak melekat pas di tubuh Hailey. Potongan dress itu sebenarnya sederhana, tanpa hiasan berlebih atau potongan dada yang rendah, tapi entah bagaimana justru mempertegas siluet tubuhnya dengan sangat anggun, membuat kulit putihnya kontras memikat.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah Sahabat Kakakku

Terjerat Gairah Sahabat Kakakku

Apalagi dengan aroma manis aneka pastry dan kopi dipadukan dengan aroma rempah. Sembari menunggu Damian, Jasmine beranjak sebentar. Mengambil posisi untuk membidik pemandangan luar yang masih segar dengan kamera ponselnya. Aneka tanaman hijau yang dipadukan dengan aneka furniture cokelat gelap memang tidak pernah gagal menciptakan suasana estetik dan hangat. Terlalu cantik untuk dilewatkan begitu saja. "Jasmine! " Jasmine menoleh ke sumber suara. Dan, satu jepretan berhasil Damian abadikan di ponselnya.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 693 kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Office Girl yang Dihina Ternyata Kaya Raya

Office Girl yang Dihina Ternyata Kaya Raya

Bhaskara ini benar-benar sulit ditebak. "Udah ayo!" ajak Vani segera menggeret tangan Nirmala. Sehingga Nirmala pun tak dapat mengelak, ia menuruti langkahnya memasuki rumah. Nirmala dibuat terkagum-kagum melihat design interior yang tak kalah menyejukkan. Perkakas dan wallpaper tembok rata-rata berbau tanaman dengan dominasi warna hijau soft. Hingga tatapan matanya terhenti pasa deretan foto keluarga Bhaskara. Satu hal yang menarik perhatiannya adalah tersisip sosok wajah ayahnya di sana.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

lirih Alesya pelan, karena suaranya terasa berat lagi tercekat-cekat SET~! “Saya menyukainya, karena warnanya menenangkan.” Lagi dan lagi, walau punggung tangannya dilapisi oleh telapak tangan Fennel yang berjari kokoh, Alesya kembali menggerakkan ibu jarinya tuk menghapus jejak air mata baru. “Warna hijaunya yang segar, sungguh dapat menghipnotis Saya untuk membayangkan tengah berada dalam asrinya hutan.”
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

Dalam hati mereka sudah mengumpat berulang kali pada waktu. “Saya tau kalian sudah nggak sabar pengen pulang,” celetuk seorang wanita dengan kacamata bulat bertengger di hidungnya yang minimalis saat ia menangkap beberapa orang di depannya melirik arloji yang melingkar di tangan kiri mereka. Wanita dengan name tag Susi Wirahmani—seorang guru yang terkenal galak—berdiri tepat dengan senyum merekah di bibirnya yang tebal dengan polesan gincu merah menyala. “Sama saya juga,” lanjutnya dan sukses mengundang gelak tawa para murid di ruangan itu. Meskipun terkenal galak, Bu Susi memiliki sisi humoris yang tinggi. Untuk mencairkan suasana kelas yang kadang tegang. Ia menunjukkan sisi humorisnya itu
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

jawab Viona, mencoba tetap tenang. “Tapi kenapa kau menggunakan warna hijau untuk bayangan kulit? Bukankah kulit manusia berwarna krem atau cokelat? Kenapa ada warna hijau di pipi wanita ini?” Davian kembali bertanya, wajahnya hampir menempel pada kanvas milik Viona karena penasaran. Viona menghentikan gerakannya, lalu menatap Davian yang kini tampak seperti anak kecil yang baru pertama kali masuk ke taman kanak-kanak.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Hidup di Dua Hati

Hidup di Dua Hati

Hasna meremas tali tas punggungnya dengan kuat, seraya menatap ke arah kafe yang tidak terlalu ramai. Bangunan bergaya retro itu terlihat sangat mencolok dari bangunan di sekitarnya. Dengan warna dasar hitam, serta warna hijau, orange, dan merah yang dicat berselang seling di dinding, membuat tempat itu tampak hangat dan nyaman untuk dikunjungi. Hasna menghela napas perlahan, seraya menghitung dalam hati dari satu hingga sepuluh. Selalu begitu jika dia gugup kala bertemu dengan seseorang. Dia tak tahu keputusannya benar atau salah, bibirnya mengiyakan begitu saja saat Azka meminta untuk bertemu.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Setiap Malam, Paman Suamiku Membelaiku

Setiap Malam, Paman Suamiku Membelaiku

Ruangan di dalam berwarna dominan hijau tosca dan putih, hiasan-hiasan lukisan yang indah, lampu-lampu hias yang terpasang rapi, rak-rak bunga, dan beberapa box berisi bunga segar yang siap untuk dibuka dan dijual. "Ya ampun, Nona ... Bibi senang sekali tinggal di sini. Tempatnya sangat bagus," ujar Bibi Erika. "Iya, Bi. Aku juga senang! Kita bisa bangun pagi-pagi dan melihat pemandangan kota!" seru Sisi. Margaret menoleh pada mereka dan ia mengangguk. Sedangkan Cecilia bersedekap, berdiri di samping Sisi.
1071.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai background hijau aesthetic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status