Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
VERDINDA

VERDINDA

Ia berhutang budi dengannya. "Iya om, tante, sama-sama. Kalau begitu Verdi pulang dulu ya Verdi belum pulang dari tadi. Lo cepet sembuh ya, Din." Verdi mencium punggung tangan Bu Sella dan Pak Arif tak lupa ia juga mengusap puncuk rambut Dinda dan segera melenggang pergi. "Assalamu'alaikum." "W*'alaikumsalam." **
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 101 Beses bilang badas
Read
+Library
Sabitah

Sabitah

“Liontin bintang....” ***
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang badas
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

"Kadet!" ****
1019.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 746 Beses bilang badas
Read
+Library
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Basahin ang Lahat ng Review
Sadena

Sadena

--Sadena-- Sadena lupa jika bis nomor satu ini memuat tiga kelas sekaligus. Yaitu kelas IPA-A, IPS, A, dan Bahasa-A. Alhasil, Selin dan Vega harus satu bis dengannya. Sebenarnya, Sadena tidak masalah sih. Tapi yang menganggu pemandangannya adalah kehadiran Marsha dan Sadava di seberang kursinya. "Hai, Na," Sadava menyapa. Di sebelahnya, Marsha ikut tersenyum hangat.
1011.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 454 Beses bilang badas
Read
+Library
Bidadari tak Sempurna

Bidadari tak Sempurna

“Bukan, Pak Bos, tapi saya.” “Maksudnya?” “Saya mau melamar seorang gadis, Pak Bos. Dia tinggal di Bali. Rencananya hari jumat sore acara lamarannya.” “Apa tidak bisa diganti harinya? Sebaiknya kamu jangan ijin dulu hari jumat dan senin. Bagaimana kalau minggu depan saja acaranya?” “Baik, Pak Bos. Mohon maaf sudah mengganggu. Permisi,” ujarku berpamitan seraya melangkah keluar ruangannya.
9.93.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang badas
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

"Nak Zahra ...." Zahra menoleh ke belakang. Disana ada Uztadzah Khasanah. Ia mendatangi orang yang usianya sekitar 40 tahun itu. Zahra mencium tangannya dan tersenyum. Sudah lama senyum itu tidak terlintas didalam hidupnya. "Nak, kamu sedang apa? Celingak-celinguk kaya mencari sesuatu." "Hmm ... saya mencari Marisa, Uztadzah." ya, kata-kata yang sopanlah ia bisa belajar dari Marisa.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang badas
Read
+Library
Handa

Handa

“Gio itu pendiam, dia tidak terlalu aktif dalam BISA, dia sibuk belajar, hidupnya terlalu lurus, seperti orang yang disetir.” “BISA itu apa, Mas?” “Berkeley Indonesian Student Association, organisasi pelajar asal Indonesia.” “Anaknya Pak Gio ganteng, ya?” “Anaknya?” tanya singkat Satria yang terdengar bernada cemburu. “Ya, anaknya … kapan kita bisa memiliki anak yang lucu seperti itu?”
1034.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang badas
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status