Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!
Alex melirik sekitar.
Beberapa orang mulai memperhatikan, tapi jarak aman tetap terjaga.
Tanpa ragu, Alex mengangkat tubuh kakek itu sedikit agar bersandar lebih baik. Tangannya bergerak cepat, membuka kancing baju bagian atas agar napasnya lebih lega.
“Kek, dengarkan saya,” ucapnya tenang, tegas. “Jangan melawan alirannya.”
Ia meletakkan telapak tangan kanan di tengah dada kakek itu, tepat di atas jantung. Telapak kiri menempel di punggungnya.