CUCU YANG DIBEDAKAN
“Ya, memang tak bermaksud seperti itu. Hanya saja maksudnya memang jelas untuk merendahkan. Jujur, nggak perlu diperjelas. Aku cukup sadar diri.”
Ibu masih berdiri di depan bulek Ana. Posisinya menghadap sofa busa berwarna cokelat yang sempat dibanggakan ibu Kalila. Tiba-tiba Kalila muncul dari kamarnya, sempat terlihat dari balik pintu kamarnya, ada beberapa boneka di ranjang mini miliknya. Ia sudah mengganti baju sekolah dengan baju main.
“Aku hanya ingin memperingatkan, atau mungkin memberitahu. Kamu pasti tau kan, kemarin Sekar tenggelam di sungai?” tanya ibu pada bulek Ana.