Setelah Lima Tahun
"Hu um. Anak-anak juga kangen."
"Anak-anak saja? Kamunya tidak kangen?"
Terdengar tawa renyah Vi di seberang.
"Ya, kangenlah, Mas!"
"I love you."
"Iya iya."
"Kenapa iya iya aja jawabnya?"
Vi tertawa lirih. Astaga, apa susahnya balas seperti biasanya. Seperti dulu. I love you too, Mas. I love you more, Sayang. Kenapa kalimat itu sekarang seperti mahal sekali terucap dari bibirnya.
ตอนยอดนิยม