SENYAWA
batin Varo.
“Aku pulang dulu, Ra.” Varo kemudian mundur beberapa langkah.
“Assalamu’alaikum,” ucap Meera mendapati tamunya sudah menjauh namun tak kunjung mengucapkan salam.
“Waalaikumsalam,” ucap Varo kemudian membalikkan badannya dan berjalan menuju mobilnya yang di parkir di halaman masjid.
“Ya ampun, Varo,” ucap Meera, ia pun menggelengkan kepalanya.
Hot Chapters