Sang Pengacara
“Sudah, ya. Jangan memaksakan diri lagi. Mumpung belum banyak orang yang tahu kita nikah, lebih baik kita cerai diam-diam. Resepsi sama buku nikah juga belum ada. Jadi, kamu bisa langsung talak aku sekarang.”
“Fika.” Abi menghela sembari mengusap kasar wajahnya. “Kenapa kamu nggak pernah nyoba untuk memperbaiki semuanya. Seperti kata Aga barusan, ini ujian.”
“Ujian kalau kita saling cinta,” sahut Fika. “Tapi, kita nikah bukan berdasarkan cinta. Apalagi Mas Abi. Iya, kan? Aku betul, kan? Mas Abi sama sekali nggak cinta sama aku, tapi tetap maksa nikah karena sudah kepergok sama mas Aga, juga mbak Ning waktu itu. Sebenarnya pernikahan ini salah, Mas. Sudahlah, akuin aja yang satu itu. Apa susa
ตอนยอดนิยม