Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WANITA YANG KAU HINAKAN

WANITA YANG KAU HINAKAN

Bapak dan ibuku juga sudah ada di sana. Mobil Mbak Ning, terparkir sembarangan sehingga menghalangi jalan masuk ke halaman rumah ibu mertuaku jadi mobil bapak hanya bisa parkir di bahu jalan. Mbak Ning sepertinya belum handal memarkirkan mobilnya. Dari sini terlihat jelas Wira yang tampak emosi menunjuk-nunjuk wajah Pak RT. Ada beberapa tukang yang berusaha memegangi Wira.
7.369.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Mbak Vita menarik tangan Ibu dan mengajaknya ke dalam mobil yang pintunya masih terbuka itu. Ibu seperti dicucuk hidungnya. Ia manut saja saat sang menantu mengajaknya ke dalam mobil. Kini ia sudah duduk di dalam mobil dengan sabuk pengaman yang sudah terpasang di badannya. "Bagaimana, Bu? Enak, kan? Pasti lah, ini mobil mahal." Mbak Vita tersenyum penuh kemenangan yang membuat Mbak Sindi manyun.
18.9K viewsCompletedAdded to Library 565 Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
Aku Istri Kekasih Sahabatku

Aku Istri Kekasih Sahabatku

“Aku antar kamu pulang ya? Tempat ini tidak baik untuk perempuan kalau sudah malam. Di mana rumahmu?” Aku menoleh melihat ibu yang bersuara. Wajahnya terlihat panik. Ternyata dia memarkirkan mobilnya di dekatku. Sungguh, aku sudah tidak menyadari orang-orang yang lewat di sekitar karena terlalu larut dalam tangis. “Kamu pulang ya. Di mana rumahmu? Biar aku antar,” ibu ini kembali berkata. Dia masih terus mengusap belakangku.
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 437 Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
MENJADI ORANG KEDUA

MENJADI ORANG KEDUA

Tapi, bayangan bapak tak terlihat sama sekali diantara pohon-pohon rambutan yang buahnya belum matang sempurna. "Berangkat saja, nanti ibu yang pamitkan pada bapakmu." "Iya, Bu, aku berangkat dulu." "Hati-hati." Ibu yang berdiri di teras malambaikan tangan padaku yang masuk ke dalam mobil. Sedan warna biru yang jendelanya ku turunkan. "Seruni!" Dan seruan ibu membuatku yang sudah duduk di belakang kemudi menoleh, "langsung pulang!"
103.2K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
Iparku Menjadi Ibu Susu Anakku

Iparku Menjadi Ibu Susu Anakku

Hanya saja Lisa yakin bagian depan mobil kakak iparnya ini pasti penyok. "Mas, kamu turun aja. Aku nggak punya SIM tapi aku bisa nyetir. Dulu Bisma sempat mengajari sebelum mobilnya dijual. Aku nggak yakin kita akan sampai ke rumah sakit kalau kamu begini. Biar aku yang nyetir. Kamu duduk di kursi penumpang. Tenangkan pikiranmu. Tunjukin arahnya karena aku belum terlalu mengenal daerah sini," ucap Lisa.
611.5K viewsOngoingAdded to Library 357 Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku

Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku

Ia memarkirkan mobilnya pada posisi biasa ia memarkirkan jika datang ke apartemen itu. “Gak perlu ngantar ke depan pintu kali, Li.” “Kamu menolak.” ***
1073.4K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
Miskin Gara-gara Nikah Lagi

Miskin Gara-gara Nikah Lagi

"Apa? Gak salah?" kekehku. Lucu sekali ibu mertuaku ini. "Sory. Mobilku suci dari pantat pelakor. Cari aja taksi sana. Berangkat sendiri, pulang juga sendiri. Byee..." Ku tutup mobil dengan gerakan gemulai. Ternyata bakat centil itu masih ada. Haha. "Dinda tunggu, Dinda! Kamu gak bisa ninggalin kami."
10129.5K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
Kau Duakan Aku, Kutarik Asetmu

Kau Duakan Aku, Kutarik Asetmu

Wanita paruh baya di sampingnya membuka percakapan. Matanya masih fokus ke jalanan. Lelaki itu mengantar ibunya pulang. Mereka sedang membahas masalah tadi yang belum selesai. Sedangkan mobil Ibu Anna dibawa oleh supir pribadi untuk mengantar pulang Biana ke rumahnya. "Iya. Tapi, Mama baru saja menghancurkannya beberapa menit yang lalu." "Mana Mama tau? Salah sendiri tidak pernah memberitahu Bapak dan Mama." Ibu Anna mencoba membela diri.
9.286.8K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
GARA-GARA AEROBIK, ISTRIKU BERBADAN DUA

GARA-GARA AEROBIK, ISTRIKU BERBADAN DUA

Khusus warga sekitar, tidak ada yang membawa kendaraan baik motor mau pun mobil, karena sulit mencari tempat parkir. "Mas Raffa, Mbak Yul--Mbak Embun," sapa seorang ibu yang usianya di atas Embun, menggandeng dua putranya yang berjalan di tengah-tengah antara dirinya dan suami. Ibu tersebut yang semula sangat ramah dengan niatan menyapa, jadi merasa tidak enak dengan kesalahannya dalam bicara. "Iya, Bu. Mau berangkat ke Bu Retno, juga, ya?" balas Embun dengan ramah, meski hatinya sempat mencelos mendengar ibu itu hampir menyebutkan nama Yulia.
1052.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!

Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!

tutur Ibu. "Terima kasih, ya Bu, kalau memang kalian mau mengerti. Aku hanya ingin, supaya Mama bisa mengenal, siapa teman semasa kecil aku," terangnya. Ia pun kembali melajukan mobilnya, dengan kecepatan sedang. Setelah mengantar aku sampai ke rumah, Mas Rendi pun hanya mampir sebentar, kemudia ia pergi lagi. Katanya ada temannya yang ingin bertemu, jadi dia buru-buru pergi karena ingin menemuinya.
1048.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as bantu ibu memarkirkan mobil
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status