Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

"Dia adalah dokter, siapa tahu nanti berguna." Setelah selesai bicara, Willis melambaikan tangannya, lalu berbalik dan beranjak ke ruang kontrol. Barbie mengangkat kepalanya secara perlahan-lahan. Mengetahui dirinya yang tidak jadi dibunuh, Barbie merasa lebih lega.
9.34.9M viewsCompletedAdded to Library 157.7K Times as barbie dia
Show Reviews (1893)
Read
+Library
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Read All Reviews
Gelora Hasrat Kakak Ipar

Gelora Hasrat Kakak Ipar

Barbie pun meliuk-liuk dan menari sambil menunjukkan keindahan tubuhnya, tapi sialnya, adik kecil Luca tidak terpengaruh karenanya. "Sial! Kau lama sekali! Buka semua dan puaskan aku!" geram Luca yang malas berbasa-basi. Barbie pun kaget sendiri mendengarnya, tapi ia langsung melakukan perintah Luca. Dengan gaya yang tetap seksi, Barbie pun mulai mengarahkan tangannya ke belakang untuk membuka penutup dadanya.
10289.8K viewsCompletedAdded to Library 11.6K Times as barbie dia
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

Tapi kenapa Dinda malah semakin cinta dengannya? "Nggak usah marah, kamu cantik hari ini. Lebih cantik dari mami barbie yang ada di sinetron TV malah." celoteh Verdi membuat pipi Dinda memerah. Namun ia masih menahannya, kembali memasang muka sedikit jengkel. "Mami barbie? Siapa lagi dia?!" sentaknya. "Ada lah. Besok aku belikan boneka barbie sekalian pangerannya, biar kamu bisa lihat pasangan itu, serasi kayak kita pasti." cerocos Verdi memperlihatkan wajah menggemaskan.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as barbie dia
Read
+Library
Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu

Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu

puji wanita yang baru saja datang tersebut. Zea hanya menanggapi dengan tersenyum tipis. "Ya mau bagaimana lagi, sudah kebiasaan juga, nggak mood kalo harus ganti sama yang lain. Kurang mantap ajah gitu! Oh ya, siapa ya?"" balas Zea bertanya. "Mbak, maaf kalo saya terlambat mengenalkan diri. perkenalkan, ini saya, Debbie, seorang bartender dari Millions Bar." Debbie mengulurkan tangan.
9674.6K viewsCompletedAdded to Library 17.5K Times as barbie dia
Show Reviews (70)
Read
+Library
Silla Defaline
Hai pembaca KKBS, nih Author mau kasih tahu kalo novel ini ada sekuelnya juga lho. judulnya : Ketika Istriku Mulai Membangkang. Yuk kepoin juga sekuelnya. Hehee Makacih buat yang udah hadir di sana ya... ...
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

“Dia nggak ikut karena—“ “Mama kan lagi sibuk nyiapin ulang tahun aku, Nda,” jawab Davina sebelum Rogen selesai dengan kalimatnya. “Oh ya?” “Iya, Nda. Kuenya nggak beli tapi Mama yang bikin.” “Wah, Mama hebat ya bisa bikin kue. Mama bikin kue apa kalau Bunda boleh tahu?” “Kue Barbie, Nda, bagus deh. Kemarin aku yang pilih gambarnya.”
10171.1K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as barbie dia
Read
+Library
Dara Ameera

Dara Ameera

Sang bartender itu tersenyum, "Terimakasih, Dara," Dara kembali tersenyum, membawa nampan tersebut beserta dua minuman ke meja yang di tunjuk oleh sang bartender. Selama beberapa hari ini, tidak ada yang tahu jika Dara bekerja sebagai pelayan di sebuah bar, yang lumayan jauh dari tempat tinggalnya. Setiap sore, setelah ia selesai mencuci pakaian, ia bergegas kemari, dan ia akan pulang pukul satu malam setiap harinya. Dara rela melakukan apa pun, rela bekerja apa pun, asalkan bukan di tempat Danu.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as barbie dia
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

Mata Ara mengarah ke kertas yang berada di samping vas bunga mini. Ara mendekati kertas tersebut lalu mengambilnya. "Hidup kamu tidak lama lagi, Arabella Dhivanya" Hah? Apa ini?
106.9K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as barbie dia
Read
+Library
Nadira

Nadira

Nadira Anjani Armaleo. Nama yang bagus, terlalu bagus untuk disematkan padanya. Nama Nadira seharusnya identik gadis anggun, pemalu dan ceria. Namun, tidak dirinya. Aih, kecuali ceria tentunya. Bahkan semua orang akan mengira dirinya kelebihan dosis kecerian. Dia tidak anggun. Dia itu; bar-bar, suka ceplos-ceplos, cerewet dan masih banyak sikapnya yang bisa membuat sang bunda menggeleng tak habis pikir.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as barbie dia
Read
+Library
ELLIA

ELLIA

Anonim.inaalaiaelelena
Senyum bahagia berlarian dari wajahnya, menyapa langit, menyapa pepohonan kering, menyapa tanah tandus lagi gersang yang dilalui, menyapa burung-burung yang terbang rendah. 5 menit sebelum pukul 10 Ellia tiba di kebun binatang Planet Zoo. Sebelum memulai kerja, Ellia menyimpan bekal roti dan susu sapi segar yang di simpang dalam botol khusus supaya tetap hangat di dalam loker pekerja miliknya. Seorang pekerja bernama Dian, menghampiri Ellia, ia mengatakan bahwa astisten Mrs. Vaeolin yang bernama Fredy memberi perintah pada Ellia untuk membersihkan kaca di seluruh ruangan yang ada di Planet Zoo.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as barbie dia
Read
+Library
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

Ia bukan Amel, penjaga Kidszone yang kemarin Bara lihat. “Ya, ya. Anak, mm, anak saya di dalam,” ujar Bara sedikit ragu. Gadis itu tersenyum sopan. “Tapi pendamping tambahannya dikenakan biaya, Pak.” “Saya akan bayar.” Bara mengeluarkan dompet dari sakunya, lalu menyerahkan pecahan uang seratus ribu kepada gadis itu. “Saya sudah bisa masuk?” “Bapak bawa kaos kaki?”
8.818.0K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as barbie dia
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status