BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR
Di dalam sana, bukan batu, melainkan sesuatu yang sangat asing bagi orang di era ini:
"Ini..." Aku tertegun, jemariku meraba serbuk hitam yang terasa dingin namun menyimpan potensi kehancuran luar biasa. "Bubuk mesiu?" gumamku nyaris tak terdengar.
"Benda ini hitam legam, Bos. Apa bisa kita makan?" tanya Bonaga polos, matanya berbinar seolah baru saja menemukan bumbu dapur langka untuk memasak daging buruan.