Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

-membantu agar pengerjaan Istana cepat selesai tepat seperti waktu yang ditentukan. Prabu Baladewa berjalan -jalan di pinggiran hutan Tunggurana, Dia menghirup udara segar pagi sambil menata nafasnya. Lalu Dia mengeluarkan Tombak Alugara. Tombak berwarna Merah bermata dua Atas dan bawah .Pertama Prabu Baladewa membuat putaran -putaran kecil. Suara putaran Tombak seketika berubah seiring kecepatan yang dilakukan oleh Prabu Baladewa seperti suara dengungan ribuan Tawon. Prabu Baladewa membuat putaran Tombak yang seperti Topan, Tombak itu berputar cepat Lalu diarahkan ke dua sisi kiri dan kanan secara bergantian Hempasan Putaran Tombak menerpa tanah terdengar Seperti Angin puting beliung yan
7.5K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as belalang batang
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Kata Bocah Ontang Anting sambil menelan ludah. "Terus terang sudah lama aku membaca tanda-tanda yang kudapat dari alam gaib. Bahwa pada saat hari dimana kau dipertemukan denganku, pada hari ini akan bakal muncul sebuah batu sandungan besar yang bakal merintangi jalanmu untuk mendapatkan warisan pedang yang menjadi hakmu. Batu sandungan yang kumaksudkan adalah berupa munculnya mahluk Bahala bernama Raka Langitan.”
98.9K viewsOngoingAdded to Library 355 Times as belalang batang
Read
+Library
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Lintang pun tidak menanggapi percakapan mereka, dia tetap pokus menciptakan alat tumbuk sebelum kemudian kembali memilah-milah bahan ramuan yang akan di raciknya. Tidak lama, Balangbang dan Jaka bermunculan dari dalam hutan. Jaka membawa banyak akar ilalang serta ular tanah yang sudah dia bunuh terlebih dahulu. Sedangkan Balangbang memikul puluhan ruas bambu berukuran besar yang di dalamnya terapat air bersih. “Senior!” seru keduanya serentak. “Masukan semua air itu ke dalam bejana tumbuk ini,” perintah Lintang kepada Balangbang.
1023.1K viewsCompletedAdded to Library 902 Times as belalang batang
Read
+Library
Batal Di Madu

Batal Di Madu

Kesal Raga sembari memukul-mukul Suara telepon itu masih berdering dan kesal dia pun mengambilnya dan melihat siapa yang telah menghubunginya terus -menerus. “Kenapa kamu menghubungi aku terus?” “Maaf Mas, aku hanya ingin minta dibelikan nasi goreng di langganan kita, aku mohon!” Raga masih terlihat kesal apalagi mendengar permintaan Vina yang tiba-tiba. “Vin, arah jalannya berbeda sebentar lagi aku sampai di rumahmu dan sekarang aku harus putar balik?”
7.7K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as belalang batang
Read
+Library
ES BATU

ES BATU

"Es." "Batu." "ES!" "BATU!" "ES SAMA BATU SAMA-SAMA BUTUH OBAT ANJING! PUSING GUE DENGER KALIAN RIBUT MULU! NOH LAPANGAN SEGEDE GABAN, BERANTEM SANA LO BERDUA!" teriak Darrel tak tahan mendengar perdebatan antara Gavin dan Naya. Sepertinya perdebatan mereka berdua lebih tidak berfaedah dibandingkan bacotan dirinya.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as belalang batang
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

Dia tetap melakukannya dan membuat dia memiliki peluang lain. “Bala bantuan? Kau memanggil begitu banyak bala bantuan. Seberapa besar kekuatanmu sebenarnya, Barata? Aku tidak menyangka ada makhluk-makhluk seperti ini juga!” Ken Bamang menyeringai dengan seringai yang mengerikan. Dia menyaksikan banyak kemunculan makhluk-makhluk yang pernah dia hadapi dan mereka mengerumuninya dengan haus darah yang kuat.
1058.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as belalang batang
Read
+Library
Hasrat Cinta Abang Tiri

Hasrat Cinta Abang Tiri

sahut Mbah Ranti menerangkan. "Semua pulau itu dihubungkan oleh jembatan Barelang, jembatan Batam-Rempang-Galang. Paham, Kak Jeta?" Kali ini Ilyas yang berkata. "Jadi kita ini datang dari Batam?" Jeta kembali memastikan.
9.66.1K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as belalang batang
Read
+Library
Bucin berujung Sengsara

Bucin berujung Sengsara

balas Batara. Selesai mengatakan itu, Batara melangkah lagi. Mengeratkan jinjingan buah-buahan yang ia bawa. Ia berjalan santai, tangannya ia masukkan di saku kiri. Sementara bibirnya tersenyum tipis. "Calon istri? Haha yang benar saja!" Ia tertawa sendiri saat ingatannya beberapa menit lalu saat ia berucap lantang bahwa Syaila adalah calon istrinya.
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 871 Times as belalang batang
Read
+Library
Pengawal gay saya

Pengawal gay saya

Tidak bisakah kita melakukan perjalanan bersama? 'Sepertinya aku mendengar suara di udara yang berkata: 'Bersikaplah tegas, apa pun yang terjadi, dan carilah Cabang Emas,' jawab Belalang, 'dan kupikir perintah itu pasti untukku, jadi aku segera memulainya, meskipun Saya tidak tahu jalannya.'
107.9K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as belalang batang
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Rambutnya disanggul rapi dengan hiasan kepala adat Melayu. Pandangan seorang pria tak pernah lepas darinya hingga Kanaya duduk di sampingnya. "Bisa kita mulai?" ujar Pak Penghulu. Pria itu mengangguk, lalu menjabat tangan ayah Kanaya. "Saudara Devano Atmaja bin Santoso Ilma Atmaja, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri kandung saya yang bernama Kanaya Hanania binti Sukirman, dengan maskawin berupa seperangkat alat salat dan emas seberat dua puluh lima gram, dibayar tunai."
10278 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as belalang batang
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status