Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BALAS DENDAM Menantu Dua Miliar

BALAS DENDAM Menantu Dua Miliar

“Ayo cepat naik nona cantik, jangan biarkan nyonya Margareth menunggu. Bukankah kamu harus mengambil hati nyonya Margareth, jika kamu benar-benar ingin dipandang sebagai calon menantu yang baik.” Ucapan yang terlontar dari bibir Lidya, membuat Veren terdiam dengan mata melebar. Napas sejenak tercekat, namun bukan karena merasa sakit hati, tetapi tidak percaya dengan ucapan yang baru saja dia dengar.
797 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Gairah Terlarang: Sahabat Suamiku, Nafsu Rahasiaku

Gairah Terlarang: Sahabat Suamiku, Nafsu Rahasiaku

tanya Yessy polos, raut wajahnya memancarkan rasa penasaran. Isandro melirik sang anak yang duduk di pangkuannya, lalu tersenyum kecil. “Bukan apa-apa.” Yessy mengernyit, tak puas dengan jawaban itu. “Apa, Papa? Eci mau tahu belantem itu apa?” “Belatung,” jawab Isandro cepat. “Itu ulat yang menjijikkan.” “Iyuh ....” Yessy langsung memasang wajah geli, namun begitu menggemaskan di tatapan Isandro.
10243.4K viewsCompletedAdded to Library 6.1K Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Balas Dendam Anak Kandung

Balas Dendam Anak Kandung

Buk! Brak! Perkelahian langsung pecah di tengah jalan, suara pukulan dan tendangan menggema keras. Anak buah Aldo sebenarnya bukan orang lemah, tapi lawan mereka terlalu kuat dan terlatih. Satu per satu tumbang ke aspal. "Arghhh!" "Awas!" Buk! Dalam beberapa menit saja, keadaan langsung berbalik kacau, Aldo yang melihat itu mengepalkan tangannya marah.
836 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Gadis Lugu Tertindas, Dipungut Paman Tampan

Gadis Lugu Tertindas, Dipungut Paman Tampan

ancam Adit mengepalkan tangannya. Kebanyakan dari mereka adalah gadis-gadis muda pemuja Yudis. Tentu tidak berani jika harus melawan Adit yang seperti raksasa. Namun, mereka tidak mau berhenti, terus melempar tomat ke arah Ziana. "Wanita jahat! Kamu harus masuk penjara!" "Aku doakan agar kamu mendapat penyakit menular karena perbuatamu! Semoga saja cepat mati!"
106.9K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

umpat Jampang. “Bajigur!!” umpat Pitung. “Tenang, coba kucarikan, biasanya orang Belanda menyimpan banyak makanan di dapurnya,” kata Ballan sambil berjalan menuju ke dapur. Belum sampai lima langkah Ballan berjalan dmenuju ke dapur, mendadak dia meringis kesakitan sambil memegangi dadanya. “Aah;” rintih Ballan.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Batal Di Madu

Batal Di Madu

tanya Raga penasaran. Seketika beberapa orang mungkin yang mengerti kata itu terkekeh saling pandang sepertinya sedang mengejek. “Walah kamu enggak tahu kata itu, dasar udik sekali dia, penampilan seperti orang kaya jangan-jangan kreditan semua ini. Madesu itu singkatan masa depan suram,” sahut pria tua itu kembali menertawakan Raga bersama dengan orang-orang itu.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

kata Bang Parlin. "Ah, antena Abang makin remdah, susah nangkap sinyal," kataku kemudian. "Udah, terangkan dulu, Dek," "Begini, Bang, dunia terbalik, perhiasan istri hilang, Abang masa bodo, tapi cewek cantik-cantik yang hilang kewarasan, Abang cepat tanggap, pakai ilmu tiga baris segala,"
1080.2K viewsOngoingAdded to Library 2.8K Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Kalo ada sumur di ladang, boleh buka usaha air isi ulang. Kalo ada semur dan rendang, boleh dikirim ke kampuang.” Wueeeh, Apih dan Amih kaget dan kesenengan. Biar pun agak maksa, tapi pantun itu ditepuktangani oleh Apih dan Amih. Nggak nyangka ada orang Papua yang ngomong kayak orang Padang. Nggak bisa ngomong ‘kampung’ tapi ngomongnya ‘kampuang.’
1011.8K viewsOngoingAdded to Library 447 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Bilik Lain di Rumah Suamiku

Bilik Lain di Rumah Suamiku

Dareen Eksha Prayoga Suara teriakan kesakitan seorang perempuan, melengking dalam bangsal rahasia. "Argh!" Hanya itu yang Adelia lalkukan,suara yang disertai erangan dari mulut mungilnya. Menemani setiap rasa sakit yang hadir karena kontraksi. Rasa sakit itu terasa semakin kuat, dan terus berputar karena intensitasnya semakin sering
1065.0K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Dug Brakkk Kamali dan Ki Mandala saling melancarkan tinjunya satu sama lain, tubuhnya dengan tegap bertahan dan menyerang satu sama lain dengan pukulan dan tendangan selayaknya orang-orang yang sedang bertinju di atas ring. Beberapa kali Ki Mandala dan Kamali terpukul, dan beberapa kali pula serangan-serangan mereka dihindari, sehingga pukulan dan tendangan mereka menghantam tembok ataupun menghantam benda-benda yang ada di ruangan tersebut. HAHAHAHA HAHAHAHA “KADIEU MANDALA, TONG LOBA NGAHINDAR MANEH! (KE SINI MANDALA, JANGAN BANYAK MENGHINDAR KAMU! )”
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 23.9K Times as lain ladang lain belalang
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status