Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
Dia bertekad untuk melihat Bella murni sebagai sekretaris profesional, bukan objek fantasi seksualnya.
"Ada apa, Bella?" tanya Arka tegas.
Bella berjalan mendekat. Dia mengenakan blus sutra berwarna soft pink yang sopan. Namun, hidung Bella yang tajam segera menangkap sesuatu.
Dia berhenti sejenak, mengendus udara samar.
"Bau hangus, Pak?" tanya Bella, matanya melirik ke asbak kristal di meja tamu yang berisi tumpukan abu hitam.