Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lusia

Lusia

Melebihi wanita penghangat ranjangnya yang sebelum sebelumnya. Aaron sadar, ia sedang tersihir wajah mungil yang nampak rapuh itu. hidung mancung namun mungil di saat yang bersamaan. Mata bulat dengan bulu mata lentik natural yang tak berlebihan. Berbeda dengan wanita – wanita yang sering Aaron lihat, mereka menggunakan mascara secara berlebihan dan bahkan ada yang menggunakan extention bulu mata. Tapi Lusia berada di takaran yang pas. Dan semua itu serasi dan membuatnya sangat cantik. Mata Lusia yang berwarna cokelat kayu. Aaron mengusap dagunya, Aaron rasa ia sudah memberikan waktu yang cukup bagi Lusia untuk membaca segala hak dan kewajiban mereka di surat perjanjian.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
The Lost Princess

The Lost Princess

tanya Luna seraya mengambil stoples berisi bini wijen dari dalam lemari kayu yang menempel di dinding dapur. “Tentu saja, aku akan memakainya saat festival lentera nanti,” jawab Sean dengan wajah ceria, dia tidak sabar menunggu malam itu tiba, dia akan memakai gaun baru dan klip rambut barunya. “Bagus, kalau begitu saatnya kau membantu Bibi!” “Baiklah, apa yang harus aku lakukan?” “Tolong saring tepungnya!” “Oke. Tapi Bibi, saat di pasar tadi aku melihat beberapa orang yang terlihat seperti prajurit kerajaan, mereka membicarakan soal putri yang hilang.”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
The Ugly Duckling

The Ugly Duckling

"Bu, Bintang pakai gaun yang biru ini aja ya? Terus rambutnya dibuat jadi kayak Elsa Frozen, biar nanti Kak Tian terpesona tralalla sewaktu melihat Bintang datang. Bintang juga udah latihan jalan yang anggun lho, Bu. Hasil belajar di YouTube. Ibu mau lihat?"
9.750.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
PAWANA

PAWANA

Dan tak butuh waktu lama, dia maju untuk menjalankan gilirannya. "Halo semua," Deg, suaranya benar-benar mampu membiusku. "Namaku Reyza Pawana Suar. Kalian bisa memanggilku Reyza," ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari mataku. Reyza Pawana Suar, namanya bagus. Aku tak mengalihkan pandanganku dari mata cokelatnya sampai dia duduk kembali. Setidaknya satu teka-teki sudah berhasil kujawab. Dia juga tak mengalihkan pandangan dariku. Seolah dia sudah lama mengenalku, dan ingin mengatakan "Kayra, kita ketemu lagi,". Ah, entahlah.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
CINDERELLA MILIK CASANOVA

CINDERELLA MILIK CASANOVA

“Baiklah cepat makeup aku!” Aku melihat di cermin. Betapa cantiknya aku dengan makeup Flawless merupakan riasan wajah yang memberikan tampilan sempurna sekaligus bersinar, namun tetap tampak natural dengan rambut yang Braided and Twisted Low Ponytail dan Bermain dengan aksen kepang memang selalu menyenangkan. Rambutku bisa mengepang kedua sisi rambut, lalu menyatukannya jadi low ponytail yang manis. Agar hair looknya di malam dinner jadi semakin istimewa, aku menggunakan hair ribbon Juga sebagai pengganti karet. Apakah Devano terpesona kepadaku? Dijamin terpesona dan tak lupa gaun memadukan midi dress putih dengan heels senada dan makeup flawless buat look sederhana yang manis. “Anda cantik
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
Wanita Untuk Sang Penguasa

Wanita Untuk Sang Penguasa

Jika saja waktu bisa diputar kembali, mungkin Bella akan mengubah semua yang membuatnya menjadi seperti ini. Ia akan menolak lamaran Mas Anggra, orang yang telah menjerumuskannya ke dalam lembah kegelapan ini. Suami yang sampai hati menjual tubuh istrinya demi 3 juta dollar. Bella akan memilih untuk mengejar passion-nya di bidang desain perhiasan, dan menerima tawaran pekerjaan dari beberapa butik jewelry yang telah meminangnya untuk bekerja di sana.
1028.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 704 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
HASRAT TAK BERNAMA

HASRAT TAK BERNAMA

ia ingin memilikinya. Cepat atau lambat. "Permisi..." Suara Bella memecah lamunannya. Zayn langsung menunduk, memasukkan kembali ponsel ke saku, lalu menatap Bella dengan sopan. "Ada yang bisa saya bantu?" tanyanya tenang. Bella tersenyum ramah, meski lelah masih tergambar jelas di wajahnya. "Kamu... baru? Maksud saya, kamu baru menjadi pengawal Vreya?"
10678 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

“Orang-orang biasanya berjalan dari tebing, masuk ke toko bunga yang bahkan tidak mereka kenal, lalu membeli satu tangkai bunga tanpa tahu namanya.” Evelune memotong batang bunga yang ia pegang. “Bisa saja.” Alira menatapnya lama, lalu akhirnya tertawa kecil. “Baiklah. Kalau kau ingin berpura-pura itu kebetulan, aku tidak akan menghentikanmu.” Evelune tidak menjawab. Namun setelah beberapa saat, ia berkata pelan, “Namanya Neriel.” Alira tersenyum tipis.
10623 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
The Beauty & The Monster

The Beauty & The Monster

Satu-satunya yang terdengar memecah keheningan adalah hewan-hewan malam yang sedang terjaga. “Salju akan segera turun dan kau sama sekali tak memakai pakaian yang lebih hangat saat keluar, apalagi ini sudah malam.” Tiba-tiba Moa berujar. Nara lantas segera melihat penampilannya dan gadis itu hanya menggaruk tengkuknya yang tak gatal. “Habisnya tadi aku terlalu buru-buru.” “Kau tahu? Aku hampir saja tak mengenalimu karena kau memakai pakaian milik pelayanmu. Tapi meskipun begitu, tetap saja baumu itu masih bisa dengan mudah aku kenali.”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
Whispers of the Lost Princess

Whispers of the Lost Princess

Tawa yang berat, dalam, dan mengandung ribuan bisikan mengerikan di dalamnya. Dari balik kegelapan, muncullah siluet tinggi menjulang. Gaun panjang berwarna obsidian berkilau seperti sayap kupu-kupu malam, bergerak liar tanpa disentuh angin. Rambutnya hitam pekat, panjang menjuntai, namun di ujung-ujungnya bercahaya seperti racun ungu. Wajahnya cantik abadi, namun mata merahnya menyalakan kengerian yang membuat bahkan penyihir terkuat gemetar. Di tangannya, ia menggenggam Bunga Salju Abadi yang tak lagi putih bersinar, melainkan hitam berasap, meneteskan kabut hitam ke tanah, mengubah salju jadi belatung dan darah.
10779 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai bella swan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status