Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sejak Kehadiran Pelakor...

Sejak Kehadiran Pelakor...

Ayah membawaku ke sebuah pesta yang diadakan oleh seorang bibi. Saat makan kue, aku tanpa sengaja memakan ceri yang ada di lapisan tengahnya, lalu segera memuntahkannya. Karena dulu pernah mengalami alergi parah sampai seluruh tubuhku merah dan hampir meninggal, aku masih mengingat rasa itu dengan sangat jelas meskipun usiaku waktu itu masih kecil. Namun, bibi itu terlihat sangat kecewa dan berkata, "Seperti tradisi saat Imlek, kalau menemukan koin di dalam pangsit itu berarti membawa keberuntungan. Aku sengaja menyembunyikan ceri di dalam kue ini. Tapi ternyata Keenan nggak menghargainya." Ayah tidak mau mendengar penjelasanku dan langsung mengusirku keluar untuk berdiri di halaman sebagai hukuman. Aku selalu mendengar Ibu berkata bahwa akhir-akhir ini suhu sangat panas dan aku harus tetap berada di dalam rumah. Ternyata, cuaca memang panas sekali! Tubuhku mulai terasa sangat gatal dan aku merasa sulit bernapas. Aku ingin mencari Ayah, tetapi tidak peduli seberapa keras aku mengetuk pintu, Ayah tetap tidak mau membukakannya. Melalui jendela kaca yang besar, aku bisa melihat Ayah hanya melirik ke arahku dengan tatapan dingin dari dalam rumah. Dia benar-benar tidak mau membukakan pintu untukku.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
Kembalinya Kesatria Shengcun

Kembalinya Kesatria Shengcun

Serangan ganas Sekte Iblis Merah meluluhlantakkan segalanya milik Feng Guang. Desa tempat klannya berdiri kokoh kini tinggal tumpukan abu dan puing, terbakar habis dalam satu malam yang mengerikan. Ayah serta pamannya tewas dengan cara yang begitu kejam, meninggalkan luka mendalam yang takkan pernah sembuh. Namun, di tengah kehancuran itu, ada satu hal yang tak berhasil dirampas oleh musuh: sebuah warisan berharga yang diserahkan ayahnya sesaat sebelum ajal menjemputnya. Sebuah gulungan kuno berisi petunjuk rahasia menuju keberadaan Kitab Yongshi—kitab legendaris yang diburu seluruh penjelajah dan pendekar, karena konon barang siapa memilikinya akan menguasai kekuatan yang tak tertandingi. Bagi Feng Guang, warisan ini bukan sekadar jalan menuju kekuasaan. Ia adalah satu-satunya harapan untuk membalas dendam, menuntut balas atas nyawa keluarga yang direnggut, serta mengembalikan kehormatan klannya yang telah diinjak-injak. Namun, perjalanan itu takkan mudah. Di saat yang sama, Feng Guang hanyalah seorang pemuda yang belum memiliki kekuatan berarti. Bisakah ia menguraikan rahasia gulungan itu dan menemukan Kitab Yongshi sebelum musuh mendahuluinya? Mampukah ia bangkit dari keterbatasan, melatih diri hingga menjadi pendekar tangguh, dan akhirnya menebus semua penderitaan yang dirasakannya?  
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Miliarder Setelah Dicampakkan

Pembalasan Sang Miliarder Setelah Dicampakkan

Setelah ayahku bangkrut, aku memutuskan Rayden, pria paling tampan di sekolah kedokteran yang sudah kubiayai selama tiga tahun, dengan alasan bahwa aku sudah bosan padanya. Malam itu, dia berlutut di tengah hujan deras. Matanya merah saat memohon padaku selama delapan jam penuh. Sementara itu, aku baru mengetahui bahwa aku sudah hamil empat bulan. Lima tahun kemudian, si pria miskin itu berubah menjadi miliarder. Di saat dia masuk ke dalam daftar orang terkaya, seorang wartawan bertanya padanya, "Pak Rayden, Anda hanya butuh lima tahun untuk bangkit dari mahasiswa miskin menjadi miliarder. Apa rahasianya?" Pria itu tersenyum sinis dan tatapannya penuh ejeken. "Cari pacar yang mata duitan, lalu diputuskan dengan kejam olehnya." Kerumunan langsung gempar. Sore itu juga, berita tentang miliarder yang dikhianati pacarnya langsung naik ke trending seluruh kota. Sementara itu, aku baru saja menyelesaikan pekerjaan kedelapan hari ini. Namun, aku mati mendadak karena kelelahan di jalan saat menjemput anakku pulang. Saat terbangun lagi, aku sudah melayang di udara. Di tengah keputusasaan, aku tiba-tiba menyadari. Rayden, yang pernah bersumpah akan membuatku menyesal seumur hidup, telah menemukan taman kanak-kanak tempat anakku bersekolah.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
THE ODD EYE HAS FALLEN

THE ODD EYE HAS FALLEN

Melodearose
Yoon Haejin masih mengingat dengan jelas peristiwa yang terjadi 3 tahun lalu, ketika ia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana sang ibu tewas dengan sadisnya akibat oleh makhluk mengerikan bermata merah yang sering disebut sebagai vampir. Mereka adalah makhluk yang masih diragukan keberadaannya dan Haejin sama sekali tidak ingin mempercayai keberadaan mereka. Namun, keinginannya untuk membalaskan kematian sang ibu menjadikannya mau tak mau harus menemukan jejak para vampir yang ada di Korea Selatan. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Park Sunghwa, lelaki buta yang juga memperkenalkan diri dengan suka rela di depan Haejin sebagai vampir odd eye berkekuatan luar biasa. Pertemuannya dengan Sunghwa yang sempat diawali dengan kecurigaan, pada akhirnya membuat Haejin mau tak mau mengesampingkan keraguannya ketika Sunghwa memintanya untuk bekerja sama dengan jaminan—Sunghwa akan membunuh vampir yang sudah membunuh ibu Haejin. Haejin dan Sunghwa menjadi rekan, tetapi apakah itu baik-baik saja untuk bekerja sama dengan makhluk yang sejenis dengan pembunuh Haejin? Benarkah Sunghwa ingin membantu Haejin demi alasan yang bisa dibilang sepele itu? Apa ada yang disembunyikan darinya?
9.84.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

"Kontraknya akan berakhir dalam setengah bulan. Aku rencana mau cerai sama Leonard." Saat berkata begitu, Liana menonton video di tabletnya yang telah diputar ratusan kali. Dalam video itu, suaminya menatap kekasih masa kecilnya dan berkata dengan penuh perasaan, "Emily, aku masih belum bisa lupakan kamu. Kembali ke sisiku, ya?" Kemudian, Leonard Hadinata mencium bibir merah Emily. Sementara itu, Kai Hadinata, putra yang telah dikandung Liana selama sembilan bulan dan dilahirkannya dengan mempertaruhkan nyawanya, berseru lantang, "Papa, aku mau Bibi Emily jadi mamaku!" Tekad Liana untuk pergi pun menjadi makin kuat. Di ujung telepon, Melisa, ibunya Leonard terdiam sejenak. Kemudian, dia menasihati Liana untuk berpikir matang-matang. "Kamu harus pertimbangkan baik-baik. Kalau cerai, kamu bukan cuma harus tinggalkan pekerjaanmu saat ini. Karena ada kontrak itu, kamu bahkan nggak akan kebagian banyak harta." Liana menjawab tanpa ragu, "Emm. Berhubung akta nikah itu palsu, aku pasti akan pergi tanpa ambil sepeser pun. Jangan khawatir." Melisa mencoba membujuknya untuk tetap tinggal, "Kalau bersikeras mau cerai, kamu pasti nggak akan dapatkan hak asuh anak. Kamu rela untuk pisah sama anakmu?"
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
MENIKAHI MANTAN SUAMI

MENIKAHI MANTAN SUAMI

“Ceraikan aku, Sakha. Aku mohon. Aku mencintai kamu sampai rasanya sakit. Ini terlalu sakit, Sakha. Aku nggak bisa melakukannya lagi. Aku nggak bisa lagi menjadi istri kamu dengan menanggung rasa sakit ini.” – Tabitha Pararagil “Aku melepaskanmu bukan karena aku nggak mencintai kamu lagi, Tabitha, tapi karena aku nggak mau kamu menderita. Kamu harus janji sama aku, Bee. Kalau kamu akan hidup lebih bahagia walau tanpa ada aku, supaya aku bisa merelakanmu pergi.” – Reksi Sakha Ramadhan . . Semua tidak lagi sama ketika rasa percaya dan rasa cinta Tabitha terhadap Sakha sudah tidak lagi bisa membuatnya tinggal. Melepaskan adalah satu-satunya jalan yang terpaksa ia pilih. Pilihan Tabitha mengantarkannya pada kehidupan yang hambar dan membosankan. Setelah bercerai dari Sakha, Tabitha tak lagi bergairah menjalani hidup dan seperti hilang arah. Tabitha membenci hidupnya sendiri. Keadaan Sakha pun tak jauh berbeda. Meski kelihatan baik-baik saja, kehidupan Sakha setelah bercerai pun tak lebih baik ketimbang Tabitha. Lalu, pada suatu waktu, semesta kembali mempertemukan dua hati yang patah. Dan mengikat mereka dalam takdir yang belum usai. Benang-benang merah masalah yang menyebabkan perceraian Sakha dan Tabitha mulai terurai satu per satu.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 497 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
Cinta Pertama Membayangi Pernikahan

Cinta Pertama Membayangi Pernikahan

Di usia 20 tahun, Elora menikah dengan sahabat lama ayahnya, Rezie. Pria itu delapan tahun lebih tua darinya dan dikenal sebagai sosok dingin seperti raja neraka di kalangan mereka. Di dunia bisnis, caranya menangani masalah sangat kejam dan tegas. Dia juga tidak pernah dekat dengan wanita. Namun entah mengapa, pria itu begitu lembut terhadap dirinya sampai sulit dipercaya. Hanya karena Elora pernah berkata "kalung itu bagus", keesokan harinya Rezie langsung menyuruh orang mengantarkan perhiasan bernilai ratusan puluhan miliar itu ke tangannya. Saat Elora kesakitan karena datang bulan hingga meringkuk di atas ranjang, Rezie rela menunda proyek bernilai ratusan miliar, lalu memasakkan teh jahe gula merah sendiri untuk Elora dan menyuapinya sedikit demi sedikit sambil membujuknya agar minum. Di tengak puncak kenikmatan, Rezie akan mencengkeram pinggangnya, lalu memanggilnya "sayang" dengan suara rendah yang serak. Dia juga mengatakan Elora patuh dan membuatnya ketagihan. Bahkan, semua akun media sosialnya pun memakai nama "Für Elise". Elora selalu mengira nama itu adalah untuk mengenang lagu yang dimainkan Elora saat pertemuan pertama mereka dulu. Sampai suatu hari, dia menemukan sebuah album foto lama di ruang kerja pria itu.
16.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku

Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku

"Bu Naira, tas Birkin pink yang terakhir Ibu lihat sudah datang! Itu warna khusus yang dipesankan oleh suami Ibu, sekarang bisa diambil kapan saja ya!" Suara sales dari Hermes terdengar antusias sekaligus mendesak. Aku duduk di sofa sambil menggenggam remot, ujung jariku terasa sedikit dingin. "Yang terakhir kulihat?" Padahal aku jelas-jelas menunjuk Birkin oranye merah menyala di etalase, lalu membicarakannya pada Davin selama setengah bulan. "Kamu yakin ... pink?" Suaraku sedikit tercekat. "Iya, Bu Naira." Nada bicara sang sales terdengar yakin. "Pak Davin sengaja menegaskan, harus warna sakura pink yang paling lembut." Telepon ditutup. Aku bangkit dan ingin menelepon Davin, menanyakan apakah dia salah ingat. Namun, kakiku malah menendang sebuah paket yang belum dibuka di bawah meja kerja. Di atas kotaknya tercetak logo yang sangat familiar. Itu adalah merek lingerie mewah yang sering dia belikan untukku. Entah kenapa, aku membungkuk dan mengambilnya. Saat pita dibuka, di dalamnya ada bra renda hitam dengan label yang bahkan belum dipotong. Tanpa sadar, aku membalik label ukurannya. 75B. Di detik itu juga, seluruh darah di tubuhku seperti membeku. Aku memakai 70C. Sudah sepuluh tahun.
583 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
Menyelusuri Jalan Hidupku

Menyelusuri Jalan Hidupku

Saat aku hamil delapan bulan, suamiku yang bekerja sebagai polisi inspeksi akhirnya sempat meluangkan waktu, untuk pertama kalinya menemaniku ke rumah sakit menjalani pemeriksaan kehamilan. Namun baru saja melangkah masuk ke rumah sakit, ponsel satelit terenkripsi miliknya tiba-tiba berdering darurat. Nama penelepon hanya sempat melintas sekilas, tetapi suamiku yang biasanya tenang justru segera panik. "Sayang, ada pemberitahuan merah darurat, ada buronan internasional masuk ke wilayah kita lagi, aku ... maaf ...." Dia sangat cemas, sikapnya penuh dominasi seperti seorang atasan yang tak bisa ditolak. Setelah buru-buru meminta maaf, dia pun segera pergi. Aku menatap tajam mobil off-roadnya yang melesat pergi, sementara lembaran hasil tes kehamilan di tanganku sudah kuremas hingga kusut. Dengan perut besar, aku menghentikan sebuah taksi dan cepat berkata, "Pak, ikuti mobil di depan itu." Heh, buronan tingkat tinggi? Bohongnya benar-benar terdengar konyol. Bahkan Badan Keamanan Nasional milik ayahku saja tidak menerima pemberitahuan, dia yang hanya petugas inspeksi pendamping, mana mungkin punya 'buronan' sepenting itu untuk dikejar? Aku ingin melihat sendiri, sebenarnya 'atasan' macam apa, yang begitu tergesa-gesa memberinya 'perintah'.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Selingkuhi Ternyata Anak Pewaris

Istri yang Kau Selingkuhi Ternyata Anak Pewaris

Mas! Ini apa?" tanyaku seraya menyentuh sebuah titik merah leher Mas Adrian. Ah bukan titik ini lebih panjang kemerahan. "Ah, oh ini? Ekhem ini mungkin gigitan nyamuk," sebait senyum muncul di bibirnya. "Gigitan nyamuk? Kurasa gigitan nyamuk bukan seperti ini Mas. Ini seperti ...." "Nisa! Sudahlah. Mas capek, mau istirahat ya! Kamu jangan mikir yang aneh-aneh." Aku terkejut. Jelas itu bukan gigitan nyamuk. Itu seperti bekas cupang. Padahal kami tidak melakukan hubungan suami istri selama hampir seminggu ini. Lalu bekas cupang itu milik siapa? * Anisa harus menelan pil pahit saat tau ternyata suaminya berselingkuh dengan sepupunya sendiri. Belum kering luka sakit hatinya, Anisa di buat bingung karena Tante Ranti seperti menyembunyikan sesuatu darinya. Setelah kematian ibunya, ia seperti terbuang jauh dari keluarganya, bahkan sejak bayi ia tak mengenal satu pun keluarga dari ayahnya. Bagaimana caranya Anisa menghadapi kenyataan pahit saat tau suaminya telah bermain api di belakangnya? Akankah, Anisa bisa tegar menghadapi permasalahan hidupnya dan berhasil menemukan jalan tentang asal-usul dirinya? Yuk baca kisah selengkapnya hanya di Good Novel.
9.4325.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.4K kali sebagai benua merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2526272829
...
32
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status