Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Bukanlah Prioritasmu

Aku Bukanlah Prioritasmu

Dulu, sahabat kecilku pernah berjanji akan menikahiku setelah kami lulus kuliah. Namun di hari pernikahan, dia malah datang terlambat. Saat kami akhirnya menemukannya, dia justru sedang bersama Meisy, adik tiriku di atas ranjang hotel. Di depan banyak orang, Evan, pewaris keluarga terkaya tiba-tiba berdiri dan dengan lantang mengumumkan bahwa akulah perempuan yang diam-diam dia cintai selama bertahun-tahun. Selama menikah lima tahun, setiap kata yang pernah kuucapkan selalu diingat oleh Evan, Aku sempat mengira diriku adalah orang yang paling dia sayangi. Hingga suatu hari, saat sedang beres-beres, aku tak sengaja menemukan sebuah dokumen rahasia di laci meja kerja Evan. Halaman pertama adalah CV milik Meisy. Ada tulisan tangannya sendiri di atasnya, [Perhatian utama di atas segalanya.] Lalu ada juga berkas perjadwalan rumah sakit yang belum pernah kulihat sebelumnya. Tanggalnya tepat pada malam ketika aku mengalami kecelakaan. Saat itu, aku dibawa ke rumah sakit milik Keluarga Evan, tapi operasinya terus tertunda. Saat aku tersadar kembali, bayi dalam kandunganku sudah tiada, karena pendarahan hebat. Aku pernah menangis dalam pelukannya hingga kehabisan suara, tapi tak pernah menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Aku tak ingin menambah kekhawatirannya. Namun, kini aku baru tahu, Meisy juga terluka malam itu dan perintah yang Evan berikan pada rumah sakit adalah, “Kerahkan semua tenaga ahli, dahulukan keselamatan Meisy.” Air mataku membasahi halaman kertas, melunturkan tulisannya. “Kalau aku bukan prioritas terpentingmu, lebih baik aku menghilang dari hidupmu.”
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
Terikat oleh Pria Paling Berbahaya

Terikat oleh Pria Paling Berbahaya

Malam itu, Clara hanya ingin melupakan hidupnya yang hancur. Ia tidak tahu bahwa pria yang duduk di sampingnya—tenang, dingin, dan terlalu tajam untuk diabaikan—bukan sekadar orang asing. Satu malam bersama Jonathan seharusnya berakhir saat matahari terbit. Namun ketika Clara mencoba kembali ke hidupnya, ia justru dikejar oleh orang-orang yang mengincarnya. Pesan ancaman. Mobil hitam. Pengawasan yang sudah berlangsung berminggu-minggu—tanpa ia sadari. Dan Jonathan… sudah tahu semuanya. Ternyata Clara bukan korban kebetulan. Ia pernah menandai transaksi mencurigakan di perusahaan lamanya—transaksi yang ternyata terkait pencucian uang dan jaringan kekuasaan yang lebih besar dari yang bisa ia bayangkan. Sekarang ia menjadi target. Dan satu-satunya orang yang berdiri di antara dirinya dan bahaya itu adalah pria yang bahkan lebih berbahaya dari musuh-musuhnya sendiri. Jonathan bukan penyelamat. Ia adalah pengendali permainan. Pria yang melihat dunia sebagai papan catur. Pria yang tidak pernah bergerak tanpa rencana. Pria yang menjadikan Clara—tanpa ia sadari—sebagai bagian dari strateginya. Di balik tatapan tenangnya, Jonathan menyimpan rahasia dan kekuasaan yang tak tersentuh hukum. Sementara di sisi lain, seorang pria bernama Rafael mulai mendekat, mengingatkan Clara bahwa ia bukan sekadar pion… melainkan kunci dari sesuatu yang jauh lebih besar. Semakin Clara mencoba menjauh, semakin ia menyadari satu hal yang mengerikan: Ia tidak hanya terjebak dalam dunia gelap Jonathan. Ia terikat di dalamnya. Dan dalam permainan pria paling berbahaya itu, cinta bukan kelemahan. Ia adalah senjata.
221 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Penantian dalam Sunyi

Lima Tahun Penantian dalam Sunyi

"Mau nggak?" Aku tidak sengaja mengirim pesan tentang janji manikur dan pedikur ke kakak laki-laki sahabatku, padahal seharusnya pesan itu untuk sahabatku sendiri. Sepuluh menit kemudian, aku menerima balasan dari kakaknya: [Mireya ada di bawah, turunlah.] Aku tidak menyangka, selain usianya yang sudah matang, ternyata bagian lain miliknya juga besar. Malam itu, gairah meluap dan semuanya nyaris lepas kendali. Setelah tersadar, dia berjanji akan bertanggung jawab kepadaku. Dia sangat memanjakanku. Apa pun yang kuminta, selalu dia penuhi. Akan tetapi, ada satu syarat, yaitu aku tidak boleh mengaku bahwa aku adalah kekasihnya di depan umum. Lima tahun kemudian, dia pulang membawa seorang wanita. Sambil merangkul pinggang wanita itu, dia menyuruhku memanggilnya "Kakak Ipar". Aku bertanya kepadanya, "Kalau dia kakak iparku, lalu apa arti lima tahun penantianku untukmu?" Pria itu tersenyum santai, tetapi kata-kata yang keluar dari mulutnya membuat sekujur tubuhku terasa membeku. "Menunggu? Memangnya aku pernah memintamu untuk menunggu?" "Aurelia Faresta, ke depannya, jangan pernah lagi mencintai orang dengan begitu tulus kayak gini. Itu sungguh mengerikan." Ternyata, seluruh cinta yang kuberikan dengan segenap jiwa ragaku, hanyalah sebuah beban yang ingin dia hindari. Aku pun mulai mencoba untuk tidak lagi mencarinya, belajar untuk melepaskannya dan akhirnya … pergi meninggalkannya. Namun, seminggu kemudian, saat aku sedang mengucapkan janji suci pernikahan dengan pria lain …. Sosok pria yang dahulu begitu arogan dan penuh gairah itu, kini berdiri di bawah altar dengan mata yang memerah.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
FALLING FOR THE BEAST

FALLING FOR THE BEAST

Xander duduk, tersenyum samar memandangi tiap ruang pertemuan ini-markasnya-beserta semua orang-orang yang tidak akan bisa berkutik di bawah kuasanya. Dengan satu tarikan di pinggang, Crystal terduduk di pangkuan Xander. Menjadi mainannya. Crystal terbelalak, nyaris memekik ketika jemari dingin Xander menyusuri belahan pahanya lewat belahan gaunnya yang panjang. Terus naik. Lalu, mengelus pelan di sana. Sialan. Rencananya memang seperti ini, tapi tidak sampai seperti ini. "Duduklah. Mulai rapatnya." Xander berkata malas pada orang-orangnya yang masih berdiri kaku, menunggu perintah selanjutnya. "Aku ingin melakukannya dengan dia di pangkuanku." * * * Crystal Leonidas; the Perfect Princess! Hidupnya sempurna. Putri bungsu Billionaire nomor satu dunia, cantik, pintar, dengan Aiden Lucero; lelaki bak prince charming yang mencintainya. Melindunginya dari segala hal. Bersama Aiden, Crystal percaya ia tidak membutuhkan apa pun lagi. Hingga, tatapan Crystal bertemu dengan mata indah Xander William. Hangat tapi kelam. Menenangkan sekaligus menakutkan. Bukan rahasia lagi jika seketika itu Crystal terjatuh pada lelaki asing itu. Cepat, keras dan dalam. Percikan perasaan itu terasa menakutkan, berubah menjadi api, lalu menjelma menjadi rasa mendamba yang kuat. Terlarang, tapi memanggil-manggil untuk ia lewati. Ketika bibir Xander membakar tubuhnya dengan ciuman, Crystal tahu ia sudah melanggar batas. Batas berbahaya. Sayangnya, tidak ada jalan kembali. He is a Beast. A cruel beast who can kill you and throw your body in the east. So, what happened next when Crystal realizes that she already Falling For The Beast?
1027.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 987 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Sabiya mencintai Roman dengan seluruh hidupnya. Selama tiga tahun pernikahan, ia tidak pernah diajak Roman menghadiri acara publik. Namun, Sabiya tidak pernah merajuk. Ia percaya pada alasan suaminya bahwa dunia mafia terlalu kejam, bahwa Roman hanya ingin melindunginya dari orang jahat. Hingga pada malam itu, ketika Roman diangkat sebagai pemimpin keluarga Valeriano, sebuah perayaan digelar. Untuk pertama kalinya Sabiya datang dengan harapan sederhana. Memberi kejutan bahwa ia sudah bisa bicara, bahwa ia tidak lagi menjadi wanita bisu yang memalukan. Namun, yang ia dengar justru menghancurkan segalanya. Dari balik pintu, Sabiya menyaksikan Roman menyematkan seuntai kalung berlian ke leher Clara— kakak perempuannya sendiri. Di hadapan teman-temannya, Roman mengakui sebuah kebenaran yang menyakitkan. Pernikahannya dengan Sabiya hanya sandiwara. Kasih sayangnya semu. Dan, satu-satunya wanita yang ia cintai adalah Clara. Saat itu juga… hati Sabiya benar-benar mati. Tak berselang lama, sebuah kapal terbakar dan tenggelam di tengah laut. Sabiya dinyatakan tewas, tetapi Roman tidak mau menerima kenyataan itu. Ia mencari Sabiya ke seluruh penjuru kota. Tak peduli bila orang-orang menganggapnya sudah gila. Lima tahun kemudian, seorang wanita cantik muncul di tengah pesta pengusaha ibu kota. Ia bersinar sangat terang, hingga membuat Roman kesulitan menghela napas. Roman pun berlutut, memohon agar istri yang ia rindukan kembali padanya. Namun, Sabiya tak ingin dicintai lagi. Bahkan, anak lelaki tampan yang berdiri di sisinya, mengusir Roman dengan tatapan dingin. “Minggir, Paman! Kalau Papa lihat Mama diganggu, Paman pasti akan dipukul habis-habisan!”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
Mengikat Hati Sang Dosen

Mengikat Hati Sang Dosen

Adinda Rahayu, seorang mahasiswa baru jurusan hukum yang ceria dan penuh ambisi, melangkah mantap di hari pertamanya di kampus. Ia siap menyerap ilmu dan pengalaman baru, membayangkan masa depan cerah sebagai praktisi hukum. Namun, takdir punya kejutan yang disimpannya di ruang kelas. Saat dosen mata kuliah pengantar hukum masuk dan memperkenalkan diri, dunia Adinda seolah berhenti berputar. "Selamat pagi semua, saya Bagas Pratama," ucap sang dosen dengan suara bariton yang menusuk relung hati Adinda. Mata Adinda membelalak. Itu Bagas. Mantan pacarnya. Mantan yang meninggalkannya empat tahun lalu karena alasan klise "fokus studi". Kakinya langsung lemas. "Dosennya... dia?" gumam Adinda pada teman sebangkunya, Maya, yang hanya menatapnya bingung. Sepanjang perkuliahan, Adinda berusaha keras menghindari kontak mata. Ia menunduk, mencatat tanpa fokus, dan berharap bisa menghilang dari muka bumi. Namun, Bagas sesekali melirik ke arahnya, senyum tipis terukir di bibirnya yang dulu sering mengecup kening Adinda. Setelah kelas usai, Adinda buru-buru membereskan tasnya, ingin segera kabur. Namun, suara Bagas menghentikannya. "Adinda Rahayu, bisa kita bicara sebentar?" Langkah Adinda terhenti. Jantungnya berdebar kencang. Ia membalikkan badan perlahan, menemukan Bagas berdiri di depannya, menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan. "I-iya, Pak?" Adinda tergagap. Bagas tersenyum, kali ini lebih jelas. "Sudah lama ya, kita tidak bertemu." Adinda hanya bisa mengangguk kaku, pikiran kalut membanjiri benaknya. Dosennya adalah mantan pacarnya. Bagaimana ini bisa terjadi? Dan yang lebih penting, bagaimana ia akan menjalani satu semester ke depan dengan situasi sekacau ini?
269 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
Jaksa Penghukum Dari Dunia Bawah

Jaksa Penghukum Dari Dunia Bawah

Tenderwhitesan
Dante Corsetti, seorang jaksa muda dengan karier gemilang, tiba-tiba terjebak dalam skandal besar yang mengguncang hidupnya. Dante dijebloskan ke penjara atas tuduhan yang tak pernah ia lakukan. Dia dihadapkan pada ancaman kekerasan dan kematian di balik jeruji penjara, oleh orang-orang di dalam sel yang di kirim oleh musuhnya. Namun, di tengah kegelapan, sebuah kekuatan misterius datang, memberinya kemampuan luar biasa: akses ke kebenaran tersembunyi di seluruh dunia. Dengan kemampuan barunya, Dante merencanakan balas dendam terhadap mereka yang menghancurkan hidupnya, tetapi jalannya menuju keadilan membawanya ke dunia bawah yang penuh bahaya, di mana kekuasaan dan moralitas bersimpangan. Di penjara dia bersekutu dengan Lorenzo Sabatini, bos mafia pemimpin organisasi internasional, yang secara tak terduga melihat potensi dalam diri Dante. Dalam perjalanan penuh bahaya ini, Dante terjebak dalam cinta segitiga yang rumit antara Sofia, seorang intel cantik yang ditugaskan untuk mengawasi Lorenzo beserta organisasinya, dan Alessandra, putri Lorenzo, yang menyembunyikan hati yang terluka di balik kehidupan mafia.  Sofia melihat Dante sebagai kesempatan untuk memperbaiki dunia yang rusak, sementara Alessandra melihatnya sebagai jalan keluar dari kegelapan hidup yang diwariskan ayahnya. Di tengah pengkhianatan, ambisi, dan cinta, Dante Corsetti akan belajar bahwa tidak ada kebenaran yang datang tanpa harga.  Dante harus memilih antara keadilan yang diperjuangkan Sofia dan kebebasan yang ditawarkan Alessandra, di tengah permainan kekuasaan yang mematikan dan penuh tipu muslihat.  Dalam pertarungan antara hati dan pikiran. Dalam cinta, kebenaran, dan balas dendam siapa yang akan akan menang? Dan siapa yang akan berdiri di sisinya saat permainan ini berakhir?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Di bagian timur Kota New York ada dua ahli waris. Satu adalah maniak kecepatan yang mendominasi arena balap, satu lagi adalah aktuaris genius yang mengendalikan arus modal. Keduanya berasal dari keluarga terpandang dan sifat mereka berbeda jauh. Namun, mereka tumbuh bersama sejak kecil dan menjadi satu-satunya sahabat sejati. Mereka pernah berebut perhatian seorang gadis, juga berselisih karena taruhan di arena balap. Namun, saat berusia 15 tahun, mereka sama-sama menggantungkan sebuah lencana tembaga di dada. Itu adalah hasil latihan ukiran tangan dari Mia di kelas kerajinan, dengan sebuah huruf "M" yang tergores di bagian belakang. Saat itu, Mia duduk di bangku paling belakang kelas. Tak seorang pun tahu siapa identitas dia sebenarnya. Namun, kedua laki-laki itu mengenakan lencana tersebut selama 10 tahun penuh. Entah itu saat berdiri di podium juara F1 atau saat mengetukkan palu pada investasi triliunan di bursa, lencana tembaga murahan itu selalu menempel di dada mereka dan tak pernah tergantikan. Sampai akhirnya muncul Ella. Putri kesayangan dari keluarga konglomerat baru. Ella menyulam sebuah emblem kain berhiaskan benang emas dan memberikannya kepada mereka. Kain itu cuma benda biasa yang mirip dengan pernak-pernik murahan yang dijual di pasar loak. Namun, mereka malah sama-sama melepas lencana tembaga itu dan menggantinya dengan kain murahan yang diberikan Ella. Mia tidak mengatakan apa pun. Dia hanya diam-diam menyimpan foto lama mereka yang tercetak di sebuah koran usang. Malam itu juga, dia menelepon ayahnya yang jauh di Sisilia. Nada bicaranya sangat tenang saat berkata, "Papa, aku menerima pernikahan politik ini."
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
SACRIFICE

SACRIFICE

Suciyati
Tiga tahun sudah terlewati, dan selama itulah New memendam perasaan kecewa, bingung, marah, juga rindu. Thana kakak kandungnya yang merangkap sebagai sahabat juga orang tua berubah menjadi pemuda berhati dingin terhadapnya. Menatap sinis dirinya juga memberinya kata-kata kasar. Tidak ada lagi tatapan lembut, senyuman hangat, juga tawa ceria. Hanya ada kebekuan dan decihan tajam saat keduanya di tempat yang sama. Umur New dan Thana hanya selisih dua tahun, menyebabkan mereka sangat dekat bahkan bergabung dalam grup yang sama. Namun kedekatan mereka terputus setelah New siuman, New sempat koma selama tiga bulan. Walau mereka tidak sedekat dulu lagi, mereka masih menetap digrup. Grup mereka terdiri dari enam orang, Lion yang seorang Pianis juga ketua, Krist sebagai Drummer, Thana sebagai pemain Bass, Jump sebagai Gitaris, Phan sebagai vokal pertama, dan New sendiri sebagai Vokalis utama. Grup mereka bernama B2F2 atau BBFF kepanjangan dari Best Brotherhood, Friendship Forever. Nama grup itu tercetus oleh member termuda mereka, yaitu New. Karena mereka semua masa bodoh dengan nama grup, akhirnya mereka semua setuju menggunakan nama grup yang diusulkan oleh New. Grup mereka sudah berdiri sejak Thana memasuki tahun pertama sekolah menengah akhir. Dan karena sekolah New berdekatan dengan sekolah Thana, menyebabkan New selalu berkumpul bersama teman kakaknya. Terlebih minat juga bakat yang sama di bidang musik, menyebabkan mudahnya beradaptasi dan akrab. Hingga ditahun pertama Thana kuliah, mereka membeli sebuah rumah yang tidak jauh dari kampus dan tinggal bersama-sama.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Musim dingin telah tiba lagi. Setiap musim dingin, suami dan putraku akan mengalami alergi terhadapku tanpa alasan yang jelas. Seluruh tubuh mereka akan dipenuhi ruam dan penyebab alerginya tidak diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, mereka menjaga jarak denganku dan pindah ke rumah lain. Bahkan ketika aku jatuh dan kepalaku berlumuran darah, mereka juga tidak kembali. Meskipun aku dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan mobil, aku tetap harus menghadapinya sendirian. Kami menjadi keluarga yang paling asing karena aku bisa membunuh mereka. Aku menanggung dinginnya musim dingin sendirian dan menunggu dalam kesepian. Aku tidak berhenti berharap musim semi yang hangat akan membawa kembali keluargaku yang tercinta. Namun, aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka. "Papa, kita cuma bisa ketemu Mama Nancy di musim dingin setiap tahun. Memangnya kita nggak bisa buat alergi ini berlangsung sedikit lebih lama lagi?" Mama Nancy? Teman masa kecil suamiku? Suamiku mengacak-acak rambut putra kami. "Mengonsumsi terlalu banyak obat alergi itu nggak baik. Mama Nancy juga akan khawatir. Papa akan bawa kamu kemari kalau ada waktu." Putraku pun bertepuk tangan. "Hore! Aku paling suka permen mangga di musim dingin! Dengan begitu, aku bisa bertemu Mama Nancy lagi!" Mangga adalah alergen mematikan yang selama ini berusaha kuhindarkan dari putraku! Setelah berdiri lama di tengah angin dingin, aku diam-diam pulang. Ketika musim semi kembali, aku menarik kembali semua perhatianku. "Makan saja apa pun yang kamu mau. Kalau kamu merasa aku menganiaya anak, silakan hubungi polisi. Aku nggak mau hak asuhmu."
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai berdiri tegak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
353637383940
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status