Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan
“Aku bisa melewatinya, tetapi momen yang kami lewati. Perjuangan kami, untuk membangun perusahaan bersama ... harus berakhir seperti ini. Aku, Revaz, Nara sudah bersumpah untuk memajukan perusahaan. Tidak mudah, untuk membangun semua yang kami miliki. Aku merintisnya, mencurahkan sumber daya dan tenagaku.”
Ia mengingatnya dengan jelas, setiap kesulitan kala itu. Di mana kedua orang tuanya sama sekali tidak memberinya dukungan. Namun, ia terus berjalan. Tidak menyerah, sampai perusahaan yang ia bangun dari nol bisa sampai saat ini.
“Anggap saja ini awal baru. Kepergian Revaz tidak akan membuat kamu hancur. Tanpa dia kamu masih bisa berdiri.”