HURT
Satunya berambut panjang dicat pirang dan satu lagi berambut model bob sedagu dicat merah marun.
“Beruntung sekali, ya, gadis yang menjadi adik tiri Joon Oppa[1]?” komentar gadis berambut pirang.
Gadis berambut merah marun mengangguk setuju, lalu menopang dagu dan mendesah berlebihan. “Seandainya saja itu aku ...,” gumamnya dengan nada kecewa. “Setiap hari aku bisa bertemu dengannya tanpa ada yang menghalangi. Kami makan bersama, bercengkerama, dan aku bisa bermanja-manjaan pada Joon Oppa sepuasnya. Ah ... hidupku akan lebih indah kalau bisa seperti itu.”
Hot Chapters