Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikhianati Suami, Dipertemukan dengan Pria Sejati

Dikhianati Suami, Dipertemukan dengan Pria Sejati

“Jangan disini, Darel! bagaimana jika istrimu mengetahui hubungan kita?” “Maksudmu, Zola? Kau tenang saja. wanita bodoh itu tidak akan tahu hubungan kita.” Zola mencoba menulikan pendengarannya. Namun tetap saja, suara-suara itu tetap terdengar menyayat hati. tanpa melihat, Zola dapat membayangkan saat ini suaminya tengah menikmati ciuman bibir dengan wanita yang tidak lain adalah wanita masa lalu suaminya. Diguncang fakta perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya tidak lantas menghancurkan dunia Zola. Wanita cantik itu berusaha tetap tegar dibalik rasa trauma masa kecilnya yang tidak mampu diingatnya. “Selamat datang di neraka pernikahan antara aku dan Darrel. kau sukarela menjadi bahan bakarnya, jadi bersiaplah untuk mati terbakar di dalamnya! “ucap Zola pada wanita yang tidak lain adalah selingkuhan suaminya. “Jangan merasa selalu benar. terkadang, kita juga bisa menjadi penyebab luka bagi orang lain. "ucap Edgar Valden, pria yang dulu pernah menolong Zola yang hampir kehilangan nyawa. Mampukah Zola Maharani mempertahankan rumah tangganya dengan Darel Mananta atau Zola justru terjebak cinta yang ditawarkan oleh Edgar Valden?
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
Selamat Tinggal Cinta yang Hilang 8 Tahun

Selamat Tinggal Cinta yang Hilang 8 Tahun

Pacar yang dulu hatinya kuhancurkan, akhirnya pulang membawa pacar barunya untuk dikenalkan kepada keluarga pada tahun kedelapan setelah dia pergi kuliah ke luar negeri. Di saat yang sama, aku juga akhirnya divonis rumah sakit bahwa perjuanganku melawan kanker selama delapan tahun telah gagal. Aku sudah boleh pulang untuk menunggu kematian. Saat melihatku duduk di kursi roda sambil dituntun ibuku, sudut bibir Lexi menampakkan senyum mengejek. "Wah, delapan tahun nggak ketemu, kenapa hidupmu jadi separah ini? Jalan saja sudah nggak bisa." Mendengar nada bicaranya yang penuh jijik, aku hanya menarik lengan jaket buluku dengan tenang, menutupi bekas tusukan jarum yang memenuhi punggung tanganku. "Nggak apa-apa, cuma jatuh waktu jalan, patah tulang saja." Lexi kembali tertawa sinis. "Kalau begitu, aku sebentar lagi mau nikah. Jadi pendamping pengantin buat tunanganku, ya." Aku tetap hanya tersenyum tenang. "Nggak usah. Aku sebentar lagi mau pergi ke tempat yang sangat jauh." Setelah mengatakan itu, aku menepuk punggung tangan ibuku pelan, memberi isyarat agar dia segera mendorong kursi rodaku pulang.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
Unperfect Marriage

Unperfect Marriage

bigelbul
“Kenapa?” tanya Bigel saat Hasbi memilih tidak bersuara lagi, tapi fokusnya selalu pada leher Bigel. “Apa yang Mas lihat?” Hasbi menundukkan kepalanya dan seraya mendekat hingga membuat batasan tipis antara wajahnya dan juga wajah Bigel. “Aku, rindu ini.” Bigel tidak dapat berkutik untuk sesaat, tapi sekaligus jantungnya berdebar tidak karuan. Menurutnya, bukankah ini kesempatan agar Hasbi semakin terikat padanya? Cup! Bigel mencium bibir Hasbi lebih dulu, sekilas untuk membuat adrenalin pria itu semakin menggebu-gebu memakan Bigel. “Bigel.” “Jika lebih dari ini, kau mungkin tidak jadi ke kantor lagi.” “Tidak masalah,” sungutnya dengan napas turun naik menerpa permukaan wajah Bigel. “Yakin? Bagaimana jika aku menginginkanmu untuk diriku sendiri setelah ini?” *** Hasbi memejamkan matanya sebentar, laru menatap lembut pada Irasya. “Pulanglah, kepalaku sedang pusing untuk mencerna semuanya. Kita bicarakan nanti saja. Ada yang lebih penting untuk aku urus saat ini.” Ketika Hasbi hendak berbalik, Irasya menahan lengannya lagi dengan kuat. “I-itu Bigel, kan? S-sesuatu yang penting?” Tanpa ragu, Hasbi mengangguk sebagai jawaban. “A-aku hamil, anakmu, Hasbi.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
Menikahi Gadis Malam

Menikahi Gadis Malam

"Astaga! Bagaimana mungkin aku bisa menikah dengan pria itu!" ucap Alin saat melihat gerombolan pria sangar berpakaian serba hitam dengan gerakan tegas itu. Alin kini berada di kamar lantai dua, bangunan megah itu. Melihat banyak gerombolan pria itu membuatnya bergidik ngeri, sambil menggigit bibir bawahnya. Ia masih berdiri tegang di samping tirai jendela kaca itu. "Tapi, perjanjian itu sudah terjadi, dan akad akan berlangsung lima belas menit lagi, oh Tuhan!!!" Alin akhirnya kembali ke ranjang king size yang sudah didesain seperti ranjang pengantin dengan sepasang handuk yang di bentuk sepasang angsa di tepian-nya itu. Suara derap langkah kaki yang terdengar semakin mendekat ke kamar itu membuat suasana semakin tegang, matanya pun tampak awas memandangi pintu bercat putih itu. 'Krieek' "Permisi Nona! Kami MUA yang di bayar oleh tuan Rizan untuk merias Nona!" Kini, Alin agak bernafas lega. lalu ia tersenyum getir memandangi tiga orang wanita yang membawa koper make up itu. Bagaimana kelanjutan kisah Alin dan Rizan? Yuk, baca ceritanya sampai tuntas 😊
10610 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

“Apa yang bisa saya lakukan supaya nilai saya bagus, Pak?” Diana bersandar di kursinya, menatap penuh arti pada pria yang dikenal sebagai dosen killer itu. Dosen dengan reputasi dingin bernama Damar Setyawan itu menaikkan satu alis. Senyum tipis melintas di wajahnya yang lebih mirip ejekan daripada keramahan. “Kamu sudah gagal empat kali, Diana. Kamu tahu artinya? Gelar sarjanamu bisa lenyap. Masa depanmu habis.” Diana pura-pura menggigit bibir bawahnya, lalu mencondongkan tubuhnya pada pria itu. “Kalau begitu … saya harus cari jalan lain, ‘kan?” suaranya terdengar manja, sengaja dibuat lirih. “Saya tahu Bapak bisa bantu. Saya bisa … membalas dengan cara lain.” Diana berhenti sebentar, menahan senyum nakal di bibir. “Saya bisa kok jadi sugar baby Bapak,” lanjutnya, pelan tapi jelas. “Anggap saja … kompensasi tutup mulut atas malam itu.” Tatapan Damar mengeras, seakan menimbang keseriusannya. Tapi Diana tidak bergeming. Ia justru semakin berani, bibirnya mendekat ke telinga pria itu. “Saya serius, Pak,” bisiknya dengan mata berkilat menantang. “Kapan kita mulai?”
9.9267.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai bibir normal
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
Rotate

Rotate

Olppaemi
Aku menatap penyihir di depanku dengan putus asa, “Ajari aku bagaimana menggunakan sihir, Kumohon.” “Untuk apa?” tanya penyihir itu ketus, pandangannya terasa sangat merendahkanku. Aku menggigit bibir, “Ada seseorang yang harus ku selamatkan sekarang, aku butuh kekuatan.” “Hm…” ucapnya sambil berjalan mengelilingiku. “Maaf kau tak pantas. Aku tak ingin memiliki murid pengecut sepertimu.” katanya pedas. Aku menyentuh sayatan di leherku yang masih segar. Ya, ku akui aku memang pengecut… tapi, jika bukan karena penyihir di depanku yang sudah memberikanku sedikit harapan mungkin aku tak akan memiliki keberanian seperti sekarang. “Beri aku kesempatan.” kataku sambil menegakkan kepala yang semula tertunduk, “Akan ku buktikan kesungguhanku padamu!” Penyihir itu menyeringai, “Aku suka semangatmu, jangan mengecewakanku.” Katanya sambil berjalan pergi. Aku mengepalkan tangan semangat, masih ada harapan untuk menyelamatkannya. Seseorang dengan manik kemerahan yang sudah menemani hariku yang suram. Diantara jejeran rank kelas atas seperti siren, werewolf, vampir dan makhluk lainnya ia masih mau memilih menemaniku yang hanya seorang manusia biasa pembuat onar di pusat penjualan. Tapi, Masih sempatkah aku menyelamatkannya?
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
Obsesi Cinta Pilot Tampan

Obsesi Cinta Pilot Tampan

Yunielf90
Ameera yang baru saja bekerja sebagai psikolog di salah satu rumah sakit swasta, di kota A, baru pertama kali mendapatkan pasien yang memiliki penyakit kejiwaan yang cukup complex yaitu, OLD (Obsessive Love Disorder) Pasien tersebut adalah Akbar seorang Pilot dari salah satu maskapai besar di negara ini. Keadaan menjadi sulit, ketika Akbar yang selalu denial dengan keadaannya, meski ia tahu ada yang salah dalam dirinya. Hal itu membuat Ameera semakin tertantang untuk membantu Akbar bisa kembali normal, meskipun banyak rintangan yang harus ia lalui. Di tengah usaha mereka untuk bisa membuat kondisi Akbar kembali normal, Valentine (mantan akbar) kembali masuk ke dalam kehidupannya. Membuat akbar kembali seperti kebiasaannya terdahulu. Di saat itu, Ameera sudah hampir menyerah namun ibu Akbar terus menguatkannya agar bisa membantu Akbar untuk kembali normal.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
Menantu yang ‘Longgar’ dan Ayah Mertua Perkasa

Menantu yang ‘Longgar’ dan Ayah Mertua Perkasa

Pasca melahirkan normal, aku menderita sindrom relaksasi yang membuat bagian pribadiku sangat longgar, hingga suamiku menolak berhubungan intim karena merasa tidak pas. Begitu tahu, ayah mertuaku menatapku tajam dan menyudutkanku di kamar mandi, mengaku dia punya sindrom alat vital besar yang kebetulan sangat cocok denganku.
10116.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
Unbreakable Love

Unbreakable Love

Gwen Lestari
Rinjani terpaksa menikah dengan Ben setelah sang ayah tidak bisa melunasi utangnya tepat waktu. Pernikahan mereka berjalan normal, sampai kemudian Rinjani mengingat Ben sebagai bagian dari masa lalunya yang terlupakan. Ketika Amnesia Disosiatif yang diderita Rinjani akhirnya sembuh, mampukah keduanya berdamai dengan keadaan dan berhasil melewati badai besar dalam pernikahan mereka?
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
Impossible Love

Impossible Love

Shimuramari
Menjadi seseorang yang berbeda dari yang lain adalah hal yang sangat tidak mengenakkan. Disaat semua orang bisa melihat dengan normal, disisi lain kau justru melebihi apa yang mereka sebut normal. Melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat kebanyakan orang adalah sesuatu yang sulit ku terima saat ini.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai bibir normal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1011121314
...
25
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status