Purba Mahkota
Terhenti sejenak dalam acara menggigit serta mengunyah daging kambing di tangannya yang licin oleh minyak juga cepal oleh marinade bumbu masakan, melirik Purbamanik yang duduk di kursi samping dirinya dengan masih belum menyentuh hidangan bagiannya sama sekali, … Arcadika bertanya.
“Apa kau baru saja menyamaiku dengan babi?”
“Tidak, tidak mungkin. Mana bisa Saya mengatai Anda seperti itu? Saya tidak bermaksud menyinggung Anda, maafkan Saya.”
Sebetulnya, itu kenyataan tersembunyi yang Purbamanik maksudkan supaya Arcadika tersindir dengan fakta.
Seolah-olah sudah terbiasa menampilkan senyuman yang ia simpulkan dikala menyampaikan sesuatu dengan maksud terselubung, lagi-lagi, Purbamanik berkata
Hot Chapters